Revitalisasi SDN Wonokasian 1 Senilai Rp1,13 Miliar Disorot, Pelaksanaan dan Spesifikasi Material Dipertanyakan

SIDOARJO — Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SDN Wonokasian 1, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, dengan nilai anggaran sebesar Rp1.131.209.502, mendapat sorotan. Sejumlah pihak mempertanyakan mekanisme pelaksanaan pekerjaan secara swakelola serta penggunaan beberapa material diduga tidak sesuai standar dalam proyek tersebut.

Menurut pengamatan awak media, Program revitalisasi itu meliputi pembangunan enam ruang kelas, toilet, perpustakaan, ruang UKS, dan ruang administrasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pekerjaan tersebut disebut melibatkan seseorang berinisial JS, yang bukan merupakan unsur internal sekolah.

Keterlibatan pihak luar tersebut memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pengelolaan proyek, terutama terkait ketentuan pelaksanaan program revitalisasi yang mengatur tata kelola pekerjaan.

Selain persoalan pelaksana, terdapat pula sorotan terhadap sejumlah pekerjaan di lapangan. Di antaranya penggunaan material sirtu pada pembangunan pembatas yang berbatasan dengan persawahan, dan penggunaan besi berukuran 6 untuk begel, serta adanya dugaan penggunaan material yang tidak seluruhnya baru pada pekerjaan pengecoran balok gantung teras.

Kepala SDN Wonokasian 1, Niswatur Rohmah, M.Pd., saat dikonfirmasi mengenai pelaksanaan program tersebut mengatakan, pihak sekolah melaksanakan pekerjaan dan menggunakan anggaran berdasarkan menu usulan serta arahan yang diterima dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek).

“Kita kerja dan menggunakan anggaran sesuai menu usulan serta arahan saat bimtek,” ujar Niswatur saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (31/8/2026).

Ketika ditanya mengenai keterlibatan pihak luar sekolah, Niswatur membenarkan bahwa seseorang berinisial JS terlibat sebagai pelaksana.

“Pak JS memang sebagai pelaksana dan saat ini beliau sedang di SDN Tanggul,” katanya.

Sementara mengenai penggunaan sirtu dan besi pada pekerjaan konstruksi, Niswatur menyampaikan bahwa material tersebut digunakan sesuai kebutuhan pekerjaan dan menurut pihaknya telah memenuhi spesifikasi.

“Sirtu untuk pembangunan pembatas dengan sawah agar tanahnya tidak tergerus. Itu sudah sesuai spesifikasi. Begitu juga dengan besi kolom dan begel sudah sesuai spek,” ujarnya.

Dengan nilai anggaran mencapai lebih dari Rp1,13 miliar, pelaksanaan revitalisasi SDN Wonokasian 1 menjadi penting untuk dipastikan memenuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, serta kesesuaian dengan ketentuan teknis.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan dari JS sebagai pihak yang disebut sebagai pelaksana, maupun dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo terkait mekanisme keterlibatan pihak luar dalam proyek . (Agus)