Saat Reses Mahdi Haris, Warga Prioritaskan Perbaikan Sarana Keagamaan dan Penguatan Ekonomi 

Foto : Mahdi Haris saat reses bersama masyarakat

Pasuruan, Actanews.id – Aspirasi mengenai perbaikan sarana pendidikan keagamaan, tempat ibadah, serta penguatan ekonomi masyarakat mendominasi kegiatan Reses III Masa Persidangan Tahun Sidang 2025/2026 yang dilaksanakan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi Partai Golkar, Mahdi Haris

Dalam dialog bersama warga, berbagai usulan disampaikan, mulai dari rehabilitasi madrasah, pondok pesantren, musala, hingga masjid. Masyarakat berharap kebutuhan dasar tersebut tetap menjadi perhatian pemerintah meski saat ini tengah diterapkan kebijakan efisiensi anggaran.

Selain pembangunan sarana keagamaan, dalam reses yang digelar pada Sabtu,(1/7/2026) ini warga juga meminta pemerintah daerah memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurut warga, dukungan terhadap pelaku usaha dan ekonomi kerakyatan diperlukan untuk menjaga daya beli serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mahdi Haris mengatakan, reses merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung kepada wakil rakyat. Seluruh aspirasi yang diterima, kata dia, akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan daerah. “Semua aspirasi masyarakat akan kami inventarisasi dan kami perjuangkan sesuai skala prioritas serta kemampuan keuangan daerah,” kata Mahdi.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan itu menilai pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tapi juga harus menyentuh sektor pendidikan keagamaan dan fasilitas ibadah yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat.

Dikatakan Mahdi bahwa penguatan ekonomi kerakyatan juga harus terus didorong agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Mahdi menegaskan pihaknya tetap berkomitmen mengawal usulan-usulan masyarakat agar dapat direalisasikan secara bertahap melalui kebijakan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Ia berharap komunikasi antara masyarakat dan DPRD terus terjalin sehingga setiap kebijakan pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga Kabupaten Pasuruan.(Tya)