Foto : Menteri PPPA saat menghadiri HAN di Pasuruan, Jawa Timur
Pasuruan, Actanews.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di kawasan wisata Pintu Langit, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/7).
Peringatan HAN berlangsung meriah dengan diikuti ratusan anak dari berbagai daerah di Jawa Timur. Mereka menampilkan beragam pertunjukan, mulai dari tarian tradisional, pembacaan puisi, hingga atraksi Polisi Cilik yang memukau para tamu undangan.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPPA Arifah Fauzi mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya melalui peluncuran layanan Perisai Anak, yang diharapkan mampu memperkuat sistem perlindungan bagi anak dan perempuan di Jawa Timur.
“Pemprov Jawa Timur benar-benar menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak. Bukti nyatanya adalah hadirnya layanan Perisai Anak yang akan semakin memperkuat perlindungan bagi perempuan dan anak di Jawa Timur,” ujar Arifah Fauzi.
Ia menegaskan, persoalan yang dihadapi perempuan dan anak tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Menurutnya, diperlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga terkait, hingga masyarakat.
“Permasalahan perempuan dan anak harus diselesaikan secara bersama-sama. Semua pemangku kepentingan harus ikut andil, karena persoalan ini tidak bisa ditangani secara sendiri-sendiri,” tegasnya.
Selain itu, Arifah Fauzi mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi tumbuh kembang anak, terutama di tengah pesatnya perkembangan media sosial dan pengaruh pergaulan bebas yang dapat berdampak negatif terhadap anak.
“Kita sebagai orang tua wajib mengetahui aktivitas anak, terutama dalam penggunaan media sosial yang memiliki pengaruh sangat besar. Selain itu, pergaulan bebas yang kerap dianggap sebagai gaya hidup juga harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.
Dalam rangka Hari Anak Nasional ke-42 di Jawa Timur menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak menuju generasi Indonesia yang berkualitas. (Tya)
