BANYUWANGI, Actanews.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang merenggut dua korban jiwa terjadi di Jalan Letjen S. Parman, tepatnya di dekat toko Diinoe Variasi, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 10.20 WIB.
Peristiwa tragis tersebut melibatkan sebuah sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa nomor polisi yang ditumpangi dua perempuan. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kendaraan tersebut dikendarai oleh KSI (70), warga Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Ia berboncengan dengan ALH (53), warga Kelurahan Penganjuran, Banyuwangi.
Saat itu, keduanya diketahui melaju dari arah selatan menuju utara di jalur utama Kota Banyuwangi. Namun ketika tiba di lokasi kejadian, sepeda motor yang mereka tumpangi diduga tiba-tiba kehilangan kendali.
Kendaraan tersebut oleng ke arah kiri sebelum akhirnya menabrak sebuah pohon di tepi jalan sebelah barat. Benturan keras tidak dapat dihindari, menyebabkan kedua korban terjatuh dan mengalami luka serius.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan melaporkan insiden itu kepada pihak berwenang. Kedua korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun nahas, kondisi luka yang dialami keduanya tergolong sangat parah, terutama pada bagian kepala. ALH dilaporkan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Islam Fatimah Banyuwangi. Sementara itu, KSI juga dinyatakan meninggal dunia saat hendak mendapatkan penanganan medis di RSUD Blambangan Banyuwangi.
Peristiwa tersebut turut disaksikan oleh seorang warga setempat berinisial AF (60) yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian saat kecelakaan terjadi. Ia mengaku sempat mendengar suara benturan keras sebelum melihat kedua korban terjatuh di pinggir jalan.
Petugas dari Polresta Banyuwangi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Polisi juga melakukan pendataan terkait kendaraan yang terlibat serta kondisi korban.
Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan. Kerugian materiil akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai sekitar Rp2 juta.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Sejumlah faktor seperti kondisi kendaraan, faktor usia pengendara, hingga kemungkinan adanya gangguan keseimbangan saat berkendara masih menjadi bagian dari proses pendalaman petugas. (*)
