Kado HUT RI ke-80: Gapura TMMD 125 Kodim Banyuwangi Berdiri Kokoh di Pintu Jembatan Desa Kesilir

BANYUWANGI, Actanews.id  – Semangat kemerdekaan semakin terasa di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi. Bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025), Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi meresmikan pemasangan gapura kokoh di jalan menuju jembatan desa setempat.

Pembangunan gapura ini tidak hanya bernilai fisik, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan TNI bersama rakyat. Gapura yang berdiri megah tersebut sekaligus menjadi ikon baru, melengkapi jembatan yang merupakan salah satu sasaran utama TMMD 125 di wilayah Desa Kesilir.

Komandan Satgas TMMD 125, yang juga Dandim 0825/Banyuwangi, menyebut pemasangan gapura pada momentum HUT RI sarat makna.
“Ini cara kami memaknai kemerdekaan. Bukan hanya dengan upacara, tetapi melalui kerja nyata membangun negeri dari desa. Gapura dan jembatan ini adalah persembahan TNI untuk masyarakat, wujud bakti kami demi kesejahteraan warga Desa Kesilir,” ujarnya.

Proses pembangunan gapura berlangsung lancar berkat sinergi antara prajurit TNI dan warga setempat. Masyarakat Desa Kesilir menyambut antusias karena keberadaan gapura tidak hanya memperindah akses, tetapi juga mempertegas identitas desa yang kini memiliki jembatan baru sebagai jalur vital perekonomian.

“Gapura ini membuat desa kami terlihat lebih hidup. Selain jadi pintu masuk jembatan, juga mengingatkan kami bahwa pembangunan ini adalah hasil kebersamaan dengan TNI,” ungkap seorang warga dengan penuh semangat.

TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi sendiri memiliki sejumlah sasaran fisik dan non-fisik, dengan prioritas pembangunan jembatan untuk membuka isolasi wilayah dan meningkatkan konektivitas antar-dusun. Hasil pembangunan ini diharapkan mampu mengakselerasi kemajuan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gapura yang berdiri kokoh di pintu jembatan kini menjadi simbol kado kemerdekaan bagi warga Desa Kesilir—tanda bahwa semangat kemerdekaan terus hidup dalam kerja nyata dan kebersamaan antara TNI dan rakyat.

(Pendim/ITH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *