LDKS – Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat di Banyuwangi, Lakukan Konsolidasi Bersiap Aktif

Banyuwangi, Actanews.id – Setelah setahun vakum, Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS) Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR) di Banyuwangi, Jawa Timur bersiap untuk kembali aktif. Pada hari Selasa (27/2/2024), dalam rapat konsolidasi, mereka membahas rencana untuk menyikapi masalah di Banyuwangi.

LDKS PIJAR, sebuah organisasi taktis yang didalamnya terdiri dari aktivis seperti Bondan Madani, Yahya Umar, Mahfud Wahib, M Lukman, Martha Doni, dan Yanto Imin, berfokus pada isu-isu kebijakan pemerintah, terutama di tingkat daerah Banyuwamgi.

Mereka menyoroti lambannya penegakan hukum terhadap tersangka korupsi, seperti yang disampaikan oleh Mahfud Wahib kepada media.

“Setelah setahun tidak bergerak, kami ingin kembali memberikan kritik dan saran kepada pemerintah, terutama terkait kasus-kasus korupsi di Banyuwangi,” ungkapnya.

Sedangkan Yahya Umar, yang juga koordinator Forum Netizen Banyuwangi (FNB), menyatakan kebahagiannya berkumpul kembali dengan teman-teman aktivis untuk menyumbangkan ide dan membuat gerakan. Mereka berencana mengantarkan surat permohonan hearing kepada DPRD Banyuwangi untuk memberikan masukan tanpa harus langsung melakukan aksi turun ke jalan, menghindari asumsi negatif.

“Kami ingin agar Aparat Penegakan Hukum (APH) untuk menyelesaikan kasus tanpa intervensi politik, karena rentan terhadap intervensi oleh kekuasaan. Kami berharap perwakilan di parlemen dapat mendukung dan menjembatani keinginan kami,” ujar Yahya.

Semua harapan mereka adalah agar usaha mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Banyuwangi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *