Sinergi Lintas Instansi Matangkan Persiapan Petik Laut Rajegwesi 2026, Babinsa Sarongan Hadiri Rapat Koordinasi

BANYUWANGI – Persiapan penyelenggaraan tradisi Petik Laut Rajegwesi Tahun 2026 mulai dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas instansi yang digelar di kediaman tokoh masyarakat, Sucipto, Kampung Rajegwesi, Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (28/6/2026).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Babinsa Desa Sarongan Koramil 0825/11 Pesanggaran, Serda Eko Prasetyo, sebagai bentuk dukungan TNI dalam menjaga kelancaran, keamanan, dan kelestarian tradisi budaya masyarakat pesisir.

Pertemuan dipimpin Ketua Panitia Petik Laut Rajegwesi, Mat Sujak, dan dihadiri unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka), instansi terkait, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda. Agenda utama rapat membahas kesiapan pelaksanaan tradisi Petik Laut Rajegwesi yang dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 7 Juli 2026.

Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan tradisi tahunan tersebut, di antaranya pagelaran jaranan, gema sholawatan, santunan anak yatim, pertunjukan orkes musik, kenduri atau tasyakuran, pagelaran wayang kulit, hingga prosesi puncak larung sesaji sebagai wujud rasa syukur masyarakat nelayan atas hasil laut yang melimpah.

Turut hadir dalam rapat tersebut Camat Pesanggaran Didik Eko Wahyudi, S.Pd., Kapten Sigit yang mewakili Komandan Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) Lampon, Iptu Darmo mewakili Kapolsek Pesanggaran, Peltu Salikul selaku Danpos TNI AU Rajegwesi, Serda Eko Prasetyo mewakili Danramil 0825/11 Pesanggaran, Eko mewakili Kepala Desa Sarongan, tokoh masyarakat Sucipto, Ketua Panitia Mat Sujak, serta tokoh pemuda Catur.

Dalam forum tersebut, unsur Forpimka menegaskan bahwa tradisi Petik Laut bukan sekadar agenda budaya tahunan, tetapi juga memiliki makna spiritual sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat nelayan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki hasil laut, sekaligus menjadi sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.

“Kami berharap melalui koordinasi yang dilakukan sejak dini, seluruh rangkaian kegiatan Petik Laut Rajegwesi Tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan tetap menjaga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan para leluhur,” ujar salah satu perwakilan Forpimka dalam rapat tersebut.

Sementara itu, Babinsa Desa Sarongan Serda Eko Prasetyo menegaskan kesiapan TNI untuk bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, panitia, dan seluruh elemen masyarakat demi mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga keamanan sekaligus melestarikan tradisi yang menjadi identitas masyarakat pesisir Rajegwesi.