Foto : Para pekerja sedang mempersiapkan besi sebelum rigid digelar
Pasuruan, Actanews.id – Penantian panjang warga Desa Rejosari, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, akhirnya terwujud. Setelah sekitar 16 tahun menunggu, ruas Jalan Bendungan–Rejosari yang selama ini rusak parah kini mulai diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK).
Pembangunan jalan ini bukan sekadar menghadirkan akses yang lebih nyaman, tetapi juga menjadi jawaban atas harapan yang telah lama mereka suarakan.
M. Yunus, warga sekaligus yang juga Ketua RT ini mengaku bersyukur karena jalan di desanya akhirnya mendapat perhatian pemerintah. Menurutnya, ruas jalan tersebut terakhir kali diperbaiki sekitar tahun 2010.
“Alhamdulillah, setelah sekitar 16 tahun akhirnya jalan ini diperbaiki. Sebagai petani tentu kami sangat senang karena akses menuju sawah dan mengangkut hasil panen menjadi lebih mudah,” ujar Yunus, Jumat (26/6).
Yunus mengatakan, selama bertahun-tahun dirinya sering menerima keluhan warga terkait kondisi jalan yang dipenuhi lubang dan bergelombang. Kerusakan jalan tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga kerap menyebabkan kecelakaan, terutama saat musim hujan.
“Sebagai Ketua RT saya sering mendengar keluhan warga. Jalan ini sering membuat pengendara jatuh. Karena itu kami benar-benar bersyukur sekarang jalan ini akhirnya diperbaiki,” jelasnya.
Terpisah Ello pelaksana lapangan dari CV Arkha Putra Perkasa menjelaskan, pekerjaan terus dipercepat seauai progres dan dapat diselesaikan sesuai kontrak. Saat ini, lanjut Ello progres pekerjaan lean concrete (LC) atau lantai kerja telah mencapai sekitar 80 persen. Sedangkan pekerjaan rigid pavement atau pengecoran beton sudah dimulai secara bertahap dengan panjang awal sekitar 50 meter dan ditargetkan mencapai sekitar 150 meter per hari.
“Kami optimistis pekerjaan sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer ini dapat diselesaikan tepat waktu,” katanya.
Dalam tiga minggu ke depan, seluruh tahapan pekerjaan ruas jalan Bendungan – Rejosari tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Pasuruan, Sarinah Rostief, mengatakan perbaikan ruas Jalan Bendungan–Rejosari merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, terutama pada ruas jalan yang memiliki fungsi strategis bagi mobilitas masyarakat.
Ditegaskannya, jalan tersebut tidak hanya menjadi akses utama warga Desa Rejosari dan sekitarnya, tetapi juga dimanfaatkan sebagai jalur alternatif untuk menghindari kepadatan di jalan nasional.
“Perbaikan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang selama belasan tahun harus beraktivitas di atas jalan yang kondisinya rusak,” pungkas Sarinah. (Tya)
