Banyuwangi – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi bersama Basarnas berhasil mengevakuasi seorang lansia yang ditemukan di dalam sumur di Dusun Karanglo, Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (18/4/2026) malam.
Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 19.00 WIB setelah seorang anggota RAPI, Agus Hari Suprasetyo, mendatangi Kantor Damkarmat Sektor Srono untuk melaporkan adanya warga lanjut usia yang diduga terjatuh ke dalam sumur.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Damkarmat Sektor Srono segera berkoordinasi dengan Mako Induk untuk meminta dukungan peralatan penyelamatan. Selanjutnya, Mako Induk juga berkoordinasi dengan Basarnas guna melakukan proses evakuasi secara bersama-sama mengingat kondisi sumur yang berisiko tinggi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sekitar pukul 10.00 WIB korban masih terlihat berada di rumah. Namun, sejak pukul 13.00 WIB korban sudah tidak diketahui keberadaannya sehingga pihak keluarga berupaya melakukan pencarian. Sekitar pukul 17.40 WIB, salah satu anggota keluarga memeriksa sumur dan melihat sepasang sandal mengapung di permukaan air. Warga kemudian berusaha memberikan pertolongan, namun karena kondisi sumur yang berbahaya, mereka memutuskan meminta bantuan kepada petugas Damkarmat.
Tim rescue berangkat menuju lokasi pukul 20.41 WIB dan tiba sekitar pukul 21.35 WIB. Proses penanganan dimulai pada pukul 21.40 WIB. Seorang petugas rescue Damkarmat, Ribut Hendrianto, turun ke dalam sumur menggunakan peralatan khusus confined space, sementara petugas lainnya bersama tim Basarnas melakukan penanganan dari permukaan.
Korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 22.15 WIB. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Korban diketahui bernama Katimah (87), warga Dusun Karanglo, Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi.

Dalam operasi penyelamatan ini, Damkarmat menggunakan berbagai peralatan khusus, antara lain senter, body harness, tripod, carabiner, webbing, SCBA, serta perlengkapan confined space lainnya.
Proses evakuasi melibatkan Tim Rescue Damkarmat Kabupaten Banyuwangi, personel Sektor Srono, Redkar, Basarnas, TNI, Polri, RAPI, perangkat desa, dan masyarakat setempat.
Sinergi seluruh unsur yang terlibat membuat proses evakuasi dapat berjalan dengan aman meskipun medan yang dihadapi cukup berbahaya.
