Banyuwangi,Actanews.id – Kebakaran melanda kios dan rumah warga di kawasan Pasar Tiga Berlian, tepatnya di Jalan Ikan Ampala, Lingkungan Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi menerima laporan dari seorang warga datang langsung ke Markas Damkarmat.
Selang tiga menit kemudian, petugas langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi pada pukul 11.55 WIB. Objek yang terbakar berupa kios dan rumah dengan luas area terdampak kurang lebih 25 meter x 12 meter. Api berhasil dikendalikan mulai pukul 11.56 WIB dan dinyatakan padam pada pukul 12.24 WIB, sementara seluruh rangkaian penanganan selesai pada pukul 13.15 WIB.
Dalam proses pemadaman, petugas mengerahkan lima unit armada, serta didukung 15 personel dari berbagai unsur Damkarmat, juga mendapat dukungan dari TNI, Polri, Satpol PP, staf kelurahan, serta warga sekitar
Pemadaman dilakukan menggunakan empat nozzle yang difokuskan pada titik api utama dan area rawan penjalaran di sisi timur, selatan, dan barat bangunan.
Selain memadamkan api, petugas Fire Rescue juga berhasil mengevakuasi sejumlah barang berharga, di antaranya 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion, 2 unit kulkas, 1 unit televisi, serta berkas-berkas penting milik korban.
Setelah api utama padam, petugas melakukan pendinginan dan overhaul guna memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang berpotensi menimbulkan kebakaran ulang.
Berdasarkan hasil asesmen, bangunan tersebut dihuni oleh 5 Kepala Keluarga, yakni Bapak Tata, Bapak Saiful, Bapak Sadeng, Bapak Hendrik, dan Bapak Panot.
Menurut keterangan warga sekitar, api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap bangunan, kemudian dengan cepat menjalar karena mayoritas struktur bangunan terbuat dari material kayu. Warga juga sempat mendengar suara letupan keras, yang diduga berasal dari sepeda motor Supra 125 yang ikut terbakar.
Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik di bagian atas bangunan. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa maupun luka, baik ringan maupun berat, dalam peristiwa tersebut.
Kerugian materiil ditaksir mencapai ± Rp150 juta, meliputi kerusakan bangunan, perabot rumah tangga, barang elektronik, serta satu unit sepeda motor. (*)
