BANYUWANGI – Keberadaan sumber mata air menjadi salah satu penopang utama kebutuhan masyarakat, baik untuk pemenuhan air bersih maupun sektor pertanian. Karena itu, kelestarian kawasan sumber mata air terus mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas PU Pengairan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah program penanaman pohon tegakan di sejumlah kawasan sumber mata air. Program tersebut dilaksanakan Bidang Air Bersih Dinas PU Pengairan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mempertahankan fungsi kawasan sebagai daerah resapan air.
Kepala Bidang Pembangunan dan Pengembangan Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Tjatur Hidayat Nugroho, ST., MM., mengatakan penanaman pohon merupakan langkah konkret untuk menjaga keberlangsungan sumber daya air dalam jangka panjang.
Menurutnya, vegetasi di sekitar sumber mata air memiliki peran penting dalam menjaga kondisi lingkungan serta membantu mempertahankan ketersediaan air. Karena itu, kawasan sumber mata air perlu dirawat secara berkelanjutan.
“Di Kabupaten Banyuwangi terdapat 348 sumber mata air yang tersebar di berbagai wilayah. Keberadaan sumber mata air ini sangat penting bagi masyarakat, sehingga kelestariannya perlu terus kita jaga bersama,” ujarnya, Rabu (9/9/2026).
Tjatur menjelaskan, ratusan sumber mata air tersebut memiliki fungsi strategis bagi kehidupan masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan air bersih, sumber mata air juga dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian.
“Ratusan sumber mata air ini dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih penduduk serta dikelola untuk irigasi pertanian,” katanya.
Melalui penanaman pohon tegakan, Dinas PU Pengairan berharap kawasan sekitar sumber mata air tetap terjaga sehingga fungsi ekologisnya dapat dipertahankan dan manfaatnya dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
Pelestarian sumber mata air juga dinilai penting untuk menghadapi tantangan ketersediaan air di masa mendatang. Dengan menjaga kawasan resapan dan vegetasi di sekitar mata air, keberlangsungan sumber air diharapkan tetap terjamin.
Dinas PU Pengairan Banyuwangi juga mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk ikut menjaga kawasan sumber mata air. Sebab, pelestarian sumber air tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi bersama.
Program penanaman pohon tersebut menjadi salah satu upaya konkret menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mempertahankan ketersediaan air bersih dan mendukung keberlanjutan pertanian masyarakat Banyuwangi. (*)
