Kebakaran Kantor WiFi di Genteng Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

BANYUWANGI – Sebuah bangunan kantor perusahaan WiFi di Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, terbakar pada Senin (14/9/2026) sore. Kebakaran diduga dipicu pembakaran sampah yang kemudian menjalar ke bagian atap bangunan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.40 WIB. Laporan diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi melalui Call Center pada pukul 16.45 WIB.

Petugas Pos Sektor Genteng berangkat pukul 16.48 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 16.53 WIB. Proses pemadaman dimulai pukul 16.55 WIB dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB. Penanganan dan pendinginan selesai pukul 17.18 WIB.

Kebakaran pertama kali diketahui Imam Teguh Pribadi (28), warga sekitar. Ia melihat kepulan asap dari bagian atap teras bangunan yang saat itu dalam kondisi tutup. Pelapor juga melihat tumpukan botol terbakar di area teras.

Warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri. Namun, kobaran api semakin membesar sehingga pelapor kemudian menghubungi Damkarmat Banyuwangi.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan penyemprotan air secara terarah ke bagian atap dan titik bara api. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara maupun sumber panas yang berpotensi menyebabkan api kembali menyala.

Berdasarkan hasil investigasi awal, api diduga berasal dari tumpukan sampah yang sebelumnya dibakar dan ditinggalkan dalam kondisi masih menyimpan bara. Tiupan angin kencang diduga membawa bara atau bunga api hingga menjalar ke bagian atap bangunan.

Area yang terbakar diperkirakan berukuran sekitar 6 x 3 meter. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Kerugian materiil ditaksir sekitar Rp3 juta, meliputi kerusakan kayu, plafon, dan genteng bagian teras.

Pemadaman melibatkan lima personel dari Sektor Genteng dan relawan pemadam kebakaran (Redkar), dengan dukungan unsur Polri serta staf Kecamatan Genteng.

(*)