Foto : Para pekerja saat menyelesaikan spot foto di kawasan wisata relugi Segoropuro, Rejoso
Pasuruan, Actanews.id – Pembangunan amenitas di kawasan Wisata Religi Segoropuro, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, menunjukkan progres positif. Memasuki minggu ketiga pelaksanaan, realisasi pekerjaan tercatat mencapai 14,716 persen.
Capaian tersebut jauh melampaui target yang ditetapkan dalam time schedule, yakni sebesar 6,473 persen. Berdasarkan laporan progres pekerjaan periode 31 Agustus hingga 6 September 2026, terdapat deviasi positif sebesar 8,243 persen.
Hal tersebut sesuai yang disampaikan pelaksana CV Mahardika, Tito, mengatakan sejumlah pekerjaan fisik terus dikebut di lokasi. Beberapa di antaranya meliputi galian strous, urugan pasir dan lantai kerja, pemasangan aanstampeng, serta pondasi batu kali. Selain itu, pekerja juga telah melakukan pembesian, pemasangan bekisting, pengecoran hingga pemasangan bata.
“Pekerja juga telah mengerjakan pembesian, pemasangan bekisting, pengecoran hingga pemasangan bata,” kata Tito, Jumat (11/9).
Menurutnya, pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengacu pada tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan. Percepatan progres diharapkan dapat terus dipertahankan hingga seluruh pekerjaan rampung.
Penataan kawasan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk meningkatkan kualitas kawasan Wisata Religi Segoropuro.
Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudpar Kabupaten Pasuruan, Nuswantoro, sebelumnya menjelaskan bahwa pembenahan difokuskan pada sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan perbaikan.
Salah satu pekerjaan terbesar adalah pembangunan sekaligus perbaikan pagar pembatas kawasan. Pekerjaan pagar tersebut mendapat porsi sekitar 80 persen dari keseluruhan pekerjaan. Besarnya porsi pekerjaan pagar lantaran kondisi pagar sebelumnya telah mengalami banyak kerusakan. Bahkan, di sejumlah titik terdapat bagian pagar yang roboh.
Selain memperbaiki sarana fisik, penataan kawasan juga diarahkan untuk memperkuat identitas Wisata Religi Segoropuro. Sejumlah elemen penanda kawasan dan spot lighting akan dipasang untuk mempercantik lingkungan sekaligus memberikan ruang bagi pengunjung untuk mengabadikan momen.
Meski dilakukan pembenahan, karakter Segoropuro sebagai kawasan wisata religi tetap menjadi perhatian. Penataan diharapkan mampu membuat kawasan lebih rapi, aman dan nyaman bagi pengunjung tanpa menghilangkan nilai religi yang selama ini menjadi daya tarik utama.
Wisata Religi Segoropuro sendiri menjadi salah satu tujuan masyarakat, baik untuk berziarah maupun mengikuti berbagai kegiatan keagamaan.(Tya)
