Satgas Kamtibmas Oro-Oro Ombo Wetan Gagalkan Peredaran Miras Saat Karnaval

Foto : Gus Amin, Kades Oro -Oro Ombo Wetan

Pasuruan, Actanews.id – Antisipasi gangguan keamanan selama rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI dilakukan secara serius oleh Pemerintah Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.
Berbeda dengan sejumlah wilayah yang menggelar hiburan sound horeg dalam perayaan kemerdekaan, Pemerintah Desa Oro-Oro Ombo Wetan lebih dulu menyiapkan langkah pengamanan untuk mencegah potensi kericuhan, khususnya yang dipicu konsumsi minuman keras (miras).

Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Amin Tohari, membentuk Satgas Kamtibmas dengan melibatkan unsur TNI-Polri serta tokoh masyarakat. Upaya tersebut membuahkan hasil. Petugas menemukan sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi penjualan miras selama kegiatan karnaval berlangsung.
“Acara kemarin merupakan yang paling berhasil dalam keamanan. Satgas berhasil menggagalkan peredaran miras yang datang saat acara,” kata Amin Tohari, Rabu (9/9).

Pria yang akrab disapa Gus Amin itu menjelaskan, sedikitnya terdapat enam titik penjualan miras yang berhasil ditemukan tim satgas. Para penjual kemudian diminta membuang minuman tersebut di hadapan masyarakat agar tidak kembali diedarkan.
“Yang ketemu langsung disuruh membuang isinya di hadapan masyarakat, agar tidak dijual lagi di tempat yang berbeda,” jelasnya.

Dari hasil penelusuran satgas, peredaran miras tersebut diduga tidak dilakukan secara perorangan. Ada pihak yang datang ke sekitar lokasi kegiatan dengan membawa beberapa orang untuk menjual miras secara berkeliling kepada pengunjung.
“Sebuah mobil datang tidak jauh dari lokasi kegiatan. Ada beberapa anak buah yang kemudian berjualan keliling menawarkan miras kepada pengunjung,” ungkap Amin.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan agar potensi gangguan keamanan selama acara dapat ditekan. Terlebih, kegiatan yang menghadirkan hiburan musik dengan sound system berkapasitas besar biasanya menarik banyak pengunjung.

Selain meminta para penjual membuang miras, pihak desa juga membuat pernyataan bersama untuk mencegah persoalan serupa kembali terjadi.
“Kita buat pernyataan damai agar tidak ada masalah di kemudian hari dan mereka tidak mengulangi perbuatannya di tempat yang sama,” pungkasnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Desa Oro-Oro Ombo Wetan bersama aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan hiburan dan perayaan HUT Kemerdekaan RI. (Tya)