Bangun Generasi Berkarakter dan Anti-Kekerasan, Babinsa Kendalrejo Berikan Pembekalan PBB di MI Al Amien

BANYUWANGI – Dalam upaya membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta bebas dari tindakan perundungan (bullying), Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kendalrejo, Serda A. Yayad Hidayat, memberikan pembekalan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan pendidikan karakter kepada ratusan siswa MI Al Amien, Dusun Kaliagung, Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Sabtu (19/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diikuti oleh 130 siswa-siswi MI Al Amien dengan penuh antusias. Selain pelatihan PBB, Babinsa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya membangun karakter disiplin, tanggung jawab, serta pencegahan kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala MI Al Amien Amir Mahmud, S.Ag, jajaran dewan guru, serta Babinsa Desa Kendalrejo Serda A. Yayad Hidayat.

Dalam penyampaiannya, Serda A. Yayad Hidayat menegaskan bahwa pelatihan PBB bukan sekadar latihan fisik, tetapi menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan, dan tanggung jawab kepada para siswa.

“Pelatihan PBB ini bukan sekadar latihan fisik, melainkan media untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kekompakan, dan rasa tanggung jawab pada anak-anak. Selain itu, kami juga memberikan edukasi mengenai pencegahan kekerasan dan perundungan di sekolah. Kami ingin memastikan MI Al Amien menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak sehingga para siswa dapat belajar dengan maksimal tanpa rasa takut,” ujarnya.»

Sementara itu, Kepala MI Al Amien, Amir Mahmud, S.Ag, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa dalam mendukung pembinaan karakter peserta didik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Babinsa yang telah memberikan pembekalan kepada 130 siswa-siswi kami. Kehadiran TNI di sekolah sangat membantu para guru dalam membentuk karakter murid yang disiplin, patuh aturan, dan saling menghargai. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut demi mencetak generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia,” ungkapnya.

Seluruh siswa tampak bersemangat mengikuti setiap materi yang diberikan. Setelah sesi latihan PBB di lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif mengenai pentingnya menjaga kerukunan antarteman, menghormati sesama, serta menolak segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun verbal, di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.