BANYUWANGI — Kebakaran hebat melanda sebuah ruko sekaligus rumah milik warga di Dusun Tegalsari Lor, Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (28/5/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp850 juta.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.50 WIB dan menghanguskan bangunan dua lantai beserta seluruh barang dagangan elektronik di dalamnya. Objek yang terbakar diketahui milik Ma’mun Hadi (59), warga Banyuwangi.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi menerima laporan sekitar pukul 05.25 WIB. Tim dari Sektor Bangorejo langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 05.29 WIB dan tiba sekitar pukul 06.05 WIB.
Petugas segera melakukan penanganan dan pemadaman api dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam dari sektor Bangorejo dan Srono. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 08.10 WIB, sementara proses pendinginan dan pemeriksaan lokasi selesai sekitar pukul 09.25 WIB.
Menurut hasil asesmen sementara, rumah dan ruko tersebut dalam keadaan kosong saat kejadian. Pemilik diketahui datang ke lokasi sekitar pukul 05.00 WIB untuk mematikan lampu, namun mendapati api sudah membesar di dalam ruko.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung berupaya membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Api pertama kali terlihat dari bagian tengah bangunan disertai asap tebal dan kobaran api,” ujar salah satu saksi di lokasi.
Petugas pemadam kemudian melakukan penyemprotan di bagian ruang depan, ruang tengah, kamar, hingga dapur belakang untuk mencegah api merembet lebih luas. Setelah api berhasil dipadamkan, tim melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada panel listrik di ruang penjualan. Percikan api kemudian mengenai material mudah terbakar seperti plastik dan gulungan kabel hingga api cepat membesar dan menjalar ke seluruh bangunan.
Tidak ada korban meninggal maupun luka-luka dalam kejadian ini.
Selain petugas Damkarmat Banyuwangi, unsur lain yang terlibat dalam penanganan antara lain Polsek Tegaldlimo, Koramil Tegaldlimo, petugas PLN, serta warga sekitar.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi kembali mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting. (tim)
