Harapan Besar Pemerintah Desa Sumberbaru: Jalan Rusak Bertahun-tahun Segera Diperbaiki Untuk Keselamatan Warga

Foto :Sekdes, Ujang Agil Pamungkas bersama ketua Komunitas Pemerhati Banyuwangi (KPB), Agung Surya Wirawan

Banyuwangi, Actanews.id — Pemerintah Desa Sumberbaru, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, kembali menyuarakan harapan besar kepada pemerintah daerah terkait perbaikan jalan utama yang telah mengalami kerusakan parah selama bertahun- tahun. Jalan penghubung Umbulrejo menuju Paeloan tersebut menjadi akses vital masyarakat, terutama bagi pelajar dan petani.

Kepala Desa Sumber Baru, Eko Wahyudi melalui Sekretaris Desa, Ujang Agil Pamungkas, Senin (25/5/2026) pagi, saat dikantornya menjelaskan bahwa kondisi jalan tersebut sudah rusak sejak sebelum tahun 2018. Bahkan sejak Desa Sumberbaru resmi/Difinitif dimekarkan dari Desa Kemiri pada tahun 2000, jalan tersebut belum mendapatkan perhatian sepenuhnya dari pemerintah daerah.

“Sejak awal saya menjabat tahun 2018, jalan ini memang sudah hancur. Dari dulu sampai sekarang masih banyak berupa bebatuan dan belum ada perbaikan yang signifikan,” ujar Ujang Agil Pamungkas.

Pemerintah desa mengaku telah beberapa kali mengajukan peemohonan maupun proposal perbaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum. Namun hingga kini belum ada realisasi nyata.

Meski demikian, harapan baru mulai muncul setelah adanya perhatian dari sejumlah pihak. Menurut Ujang, beberapa waktu lalu anggota DPRD Banyuwangi, Yuliawan telah meninjau langsung lokasi jalan rusak tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah desa, proyek rehabilitasi jalan direncanakan dapat direalisasikan pada tahun 2027 mendatang.

Jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer dengan lebar sekitar 3, 5 meter itu merupakan jalur utama aktivitas masyarakat. Selain menjadi akses pertanian, jalan tersebut juga digunakan para pelajar menuju sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMK.

Di kawasan tersebut terdapat dua lembaga pendidikan besar, yakni SMP Manbaul Falah dan SMK Al Munawiri. Kondisi jalan yang rusak kerap menyebabkan kecelakaan, terutama saat musim hujan.

“Banyak anak sekolah mengalami ban rusak bahkan jatuh dari sepeda karena jalan berlubang dan tertutup genangan air. Saat hujan, jalan seperti sungai. Terakhir kali kejadian orang dari Srono terjatuh akibat lubang hingga luka dimuka dan kepala, langsung dibawa ke puskesmas terdekat, ” tambahnya.

Pemerintah desa berharap pembangunan jalan dapat segera direalisasikan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Harapan kami yang utama adalah segera adamya akses jalan yang layak. arena jalan ini sangat penting untuk akses perekoniman, pertanian, aktivitas masyarakat, dan terutama menjaga keselamatan pelajar dan warga umumnya,” pungkasnya. (Tim)