Mukernas SNKI 2026 Rumuskan Strategi Nasional Pelestarian Keris di Tengah Perubahan Zaman

JAKARTA – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia tahun 2026 resmi digelar di Jakarta, Sabtu (23/5/2026). Forum strategis ini membahas arah kebijakan dan langkah konkret pelestarian budaya keris sebagai warisan budaya bangsa yang harus tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.

Mukernas dipimpin Wakil Ketua Umum SNKI, Andi Taswin Abdullah, dan menjadi forum permusyawaratan tertinggi di bawah Musyawarah Nasional (Munas) SNKI. Kegiatan tersebut difokuskan pada evaluasi program kerja organisasi sekaligus penyusunan strategi nasional untuk sisa masa kepengurusan periode 2023–2027.

Dalam forum itu, pengurus pusat bersama koordinator wilayah (korwil) dari berbagai daerah melakukan konsolidasi organisasi guna memperkuat sinergi pelestarian perkerisan di seluruh Indonesia.

Terdapat tiga agenda utama yang menjadi pembahasan dalam Mukernas SNKI 2026, yakni konsolidasi organisasi, penetapan program kerja strategis jangka pendek dan jangka panjang, serta pembahasan isu-isu khusus terkait perkembangan dunia perkerisan nasional.

SNKI menargetkan lahirnya rekomendasi strategis yang dapat memperkuat kolaborasi antara pengurus pusat dan daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat upaya pelestarian keris sebagai identitas budaya bangsa sekaligus memperluas pemahaman generasi muda terhadap nilai historis dan filosofi keris.

Dalam sambutannya, Staf Khusus Menteri Kebudayaan sekaligus Sekretaris Jenderal SNKI, Basuki Teguh Yuwono, mengapresiasi kehadiran para pengurus SNKI dari berbagai wilayah Indonesia. Ia menegaskan pentingnya Mukernas sebagai momentum evaluasi dan penguatan arah organisasi.

Menurut Basuki, selama hampir tiga tahun kepengurusan periode 2022–2027, berbagai bidang di SNKI telah menjalankan sejumlah program yang memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya keris. Namun demikian, evaluasi tetap diperlukan untuk mengukur efektivitas program yang telah berjalan.
“Evaluasi ini penting dilakukan untuk melihat sejauh mana hasil, dampak, serta kelemahan dan kelebihan dari berbagai kegiatan yang telah dilakukan, sehingga dapat digunakan sebagai dasar menggulirkan dan merancang program-program berikutnya,” ujar Basuki dalam keterangannya.

ILHAM TRIADI
ILHAM TRIADI
Andi Taswin Abdullah dan Ilham Triadi
Andi Taswin Abdullah dan Ilham Triadi

Pernyataan tersebut disampaikan saat pembukaan Mukernas SNKI di Jakarta yang sekaligus menjadi ruang konsolidasi nasional bagi pengurus pusat dan korwil daerah dalam memperkuat komitmen pelestarian keris sebagai warisan budaya Indonesia. (ILHAM)