Banyuwangi, Actanews.id — Jumat pagi (27/3/2026) pukul 08.00 WIB, Stasiun Ketapang menjadi titik krusial pengamanan mudik Lebaran 1447 H. Dua personel Koramil 0825-21 Kalipuro bergabung dengan Polsek dan Polsuska, memastikan arus penumpang kereta yang bersinggungan dengan penyeberangan ASDP berjalan lancar. Cuaca mendung tak mengurangi intensitas pengamanan.
Danramil Kalipuro, Kapten Kav I Made Slamet Adi Santosa, menegaskan kehadiran Babinsa di stasiun adalah upaya konkret Kodim 0825/Banyuwangi menjaga keamanan mudik. “Kami prioritaskan titik-titik pertemuan moda transportasi, seperti Stasiun Ketapang ini,” ujarnya. Di lapangan, petugas mengatur antrean tiket, mengarahkan penumpang, dan memantau kantong parkir.
Stasiun Ketapang pagi ini mencatat lonjakan penumpang. Koramil 0825-21 menurunkan personel tambahan untuk mengantisipasi kepadatan. “Kami pastikan tidak ada penumpang tertinggal atau terjebak di peron,” kata Serda Ahmad, Babinsa yang bertugas. Polsek Kalipuro dan Polsuska turut mengawasi akses keluar-masuk stasiun.
Sementara itu, di Pelabuhan ASDP Ketapang, 34 kapal (24 ASDP, 9 LCM, 1 Bulusan) beroperasi normal. Cuaca mendung di atas laut tak mengganggu jadwal penyeberangan. Koramil Kalipuro memastikan koordinasi dengan ASDP dan Dishub tetap solid, meski fokus utama tetap di Stasiun Ketapang.
Warga yang menunggu kereta mengaku merasa aman. “Biasanya kalau ramai, petugasnya kurang. Tapi sekarang TNI dan polisi banyak, jadi tenang,” kata Budi, pemudik asal Malang. Koramil 0825-21 menilai langkah ini efektif menjaga Ketapang tetap kondusif di tengah lonjakan penumpang.

Hingga pagi ini, kegiatan pam di Stasiun Ketapang berjalan tertib, aman, dan lancar. Koramil Kalipuro terus memantau situasi, memastikan mudik Lebaran tahun ini jadi pengalaman nyaman bagi warga.
