Semangat Juang: Polrestabes Surabaya Kenang Peran Polisi dalam Pertempuran 1945

SURABAYA, Actanews.id  — Peringatan Hari Juang Polri tahun 2025 dijadikan momentum oleh Polrestabes Surabaya untuk kembali menggali semangat perjuangan para pahlawan kepolisian dalam mempertahankan kemerdekaan. Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat akan sejarah panjang keberanian polisi bersama rakyat dalam pertempuran Surabaya 1945.

Dalam catatan sejarah, kepolisian memiliki peran penting pada masa revolusi fisik, khususnya di Surabaya. Peristiwa heroik yang dikenang adalah pengibaran bendera Merah Putih oleh Negolan, laskar rakyat Dinoyo, yang menjadi pemicu semangat perlawanan terhadap penjajah. Saat itu, M. Yasin—komandan pasukan polisi di bawah Jepang—memimpin operasi pembongkaran senjata yang kemudian dibagikan kepada laskar rakyat dan Polisi Istimewa. Momen inilah yang menandai lahirnya Polisi Indonesia pada 21 Agustus 1945.

“Polisi bahu-membahu bersama laskar rakyat untuk merebut senjata musuh, menghadapi pasukan sekutu, hingga meletus pertempuran besar di Surabaya. Keberanian mereka adalah bukti bahwa semangat juang tidak bisa dibendung,” ujar Kombes Pol Luthfi, Senin (18/8/2025).

Pertempuran Surabaya 1945 meninggalkan jejak pengorbanan besar, di mana banyak anggota kepolisian dan rakyat gugur demi tegaknya kemerdekaan. Namun, api perjuangan mereka tidak pernah padam. “Peristiwa ini mengajarkan kita untuk tidak gentar menghadapi tantangan, meski dengan segala keterbatasan,” tegas Luthfi.

Ia menambahkan, nilai perjuangan para pahlawan kepolisian Surabaya harus terus dihidupkan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban, dan pengabdian kepada masyarakat. “Semangat juang itu harus diwariskan agar Polri mampu menjaga kepercayaan publik serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam membangun bangsa,” tandasnya.

Peringatan Hari Juang Polri di Surabaya menjadi refleksi atas filosofi perjuangan kepolisian: keberanian, pengorbanan, dan pengabdian tanpa pamrih demi merah putih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *