Actanews.id – Program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sejak 2022 semakin menunjukkan komitmen kuat dalam upaya pelestarian lingkungan, terutama di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS). Inisiatif ini tidak hanya melibatkan berbagai instansi pemerintah, tetapi juga secara aktif menggandeng siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, serta pondok pesantren, untuk terlibat langsung dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai.
Sekardadu merupakan program lintas sektoral yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan institusi pendidikan dalam merawat sungai. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam, dengan fokus khusus pada daerah tangkapan air di hulu hingga hilir.

Salah satu kegiatan dari program ini adalah aksi bersih-bersih sungai, yang,diadakan di “Dam Selamet”, Dusun Kedaleman, Desa/Kecamatan Rogojampi, pada Selasa (27/8/2024) pagi.
Acara tersebut melibatkan partisipasi aktif dari Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Rogojampi, Jasmani, bersama Peduli Lingkungan Comunity (PLC) yang diketuai oleh Islam, serta murid-murid Sekolah Dasar Negeri 3 Rogojampi dan masyarakat setempat.

Jasmani, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya pendidikan lingkungan bagi generasi penerus. Ia mengungkapkan harapannya agar kegiatan semacam ini bisa menjadi agenda rutin, setidaknya dua kali dalam setahun. “Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai, harus terus ditanamkan. Ini adalah langkah penting untuk mencegah terjadinya bencana lingkungan yang tidak diinginkan,” ungkapnya.
Ketua PLC, Islam, juga menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Pengairan Rogojampi dan SDN 3 Rogojampi yang telah mendukung keberhasilan kegiatan tersebut. “Dukungan mereka sangat vital bagi kelancaran program ini,” ujar Islam.
Program Sekardadu diharapkan dapat menjadi model inovasi lingkungan yang berkelanjutan dan mampu menginspirasi daerah lain untuk mengelola serta merawat daerah aliran sungai secara komprehensif. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini di kalangan siswa tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab mereka terhadap masa depan. (Opik)
