Banyuwangi, Actanews.id – Selama dua hari berturut-turut, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi telah mengevakuasi sedikitnya empat ular, dari jenis python dan cobra, dari pemukiman warga. Kali ini, pada Sabtu (3/8/2024) malam, ular python berhasil dievakuasi dari atap kamar mandi di Desa Sraten, Kecamatan Cluring.
Menurut keterangan Dinas Damkarmat, laporan tentang ular piton yang meresahkan pemilik rumah bernama Bagus Adi (24), diterima oleh tim rescue Damkarmat sektor Srono pada pukul 22:10 WIB. Setelah penanganan selama 25 menit, sebagai investigator adalah Yoga Rudi, ular berhasil diamankan dan dibawa ke sektor Srono untuk dilepasliarkan kembali ke habitatnya.
“Evakuasi dilakukan di sebuah rumah di Dusun Sukodadi, Desa Sraten, kecamatan Cluring.Tidak ada kerugian materi atau kendala selama proses evakuasi berlangsung,” jelas Salam Bikwanto, Kasi Penyelamatan dan Evakuasi dinas Damkarmat Banyuwangi.

Plt.Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan menerangka, jika
fenomena meningkatnya penemuan ular di pemukiman warga bisa disebabkan oleh perubahan cuaca, pembangunan yang mengganggu habitat alami ular, atau musim kawin.
Ia meminta kepada masyarakat agar selalu menjaga Kebersihan lingkungan, memastikan area sekitar rumah bersih dari sampah dan tumpukan barang yang bisa menjadi tempat persembunyian ular. Dan selalu periksa celah dan lubang, untuk mentutup celah atau lubang di dinding, pintu, dan jendela yang bisa menjadi jalan masuk ular.
“Segera panggil ahli, Jika menemukan ular di rumah atau sekitar pemukiman, jangan mencoba menangkapnya sendiri. Segera hubungi petugas berwenang,” himbau Bayu.
