BANYUWANGI, Actanews.id – Menyambut puncak peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menggelar kegiatan istighosah dan doa bersama yang melibatkan seluruh warga binaan, Sabtu (26/4). Acara berlangsung khidmat di Lapangan Voli Blok Barat Lapas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari refleksi spiritual yang bertujuan memperkuat pembinaan mental dan rohani warga binaan. Kepala Lapas Banyuwangi, Mochamad Mukaffi, menyampaikan bahwa kegiatan religius ini menjadi salah satu upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih bermakna dan kondusif.
“Melalui istighosah dan doa bersama, kami ingin menanamkan kesadaran akan pentingnya perubahan diri. Pemasyarakatan bukan hanya soal pembinaan fisik, tetapi juga pembinaan akhlak dan spiritual,” ujar Mukaffi.

Mukaffi menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat keharmonisan antara petugas dan warga binaan, sekaligus mendukung iklim pembinaan yang aman dan produktif.
Istighosah dipimpin oleh Ustadz Fauzan Anshori dan diikuti secara khusyuk oleh para warga binaan. Dalam doa-doa yang dipanjatkan, mereka memohon kekuatan dalam menjalani masa pidana serta keberkahan bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan.
Selain kegiatan spiritual, Lapas Banyuwangi juga terus memperkuat berbagai program pembinaan lainnya, seperti pelatihan keterampilan dan pendidikan, sebagai bekal kemandirian bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat.
“Dengan semangat HBP ke-61, kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan untuk mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, berkeadilan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Mukaffi.
