Ruang Guru SDN 1 Kampunganyar Ambruk, Pemkab Banyuwangi Dinilai Abai

Banyuwangi, Actanews.id – Lebih dari dua bulan pasca ambruknya atap ruang guru SDN 1 Kampunganyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, belum ada tindakan nyata dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi maupun Dinas Pendidikan. Hingga kini, ruangan tersebut dibiarkan terbengkalai tanpa perbaikan, meski janji-janji telah dilontarkan sejak awal kejadian pada 15 Mei 2025 lalu.

Atap ruang guru ambruk hanya karena hujan ringan, menunjukkan kondisi bangunan yang sudah lapuk dan minim perawatan. Ironisnya, ruang tersebut telah dikosongkan sejak Desember 2024 karena indikasi kerusakan parah, namun tidak ada respons serius dari pihak berwenang.

“Kami capek dijanjikan terus. Kami tidak minta gedung mewah, hanya ruang guru yang layak,” keluh salah satu wali murid.

Warga dan orang tua murid kecewa karena pemerintah daerah justru sibuk menggelar berbagai festival besar, sementara fasilitas pendidikan dasar diabaikan. Kritik juga diarahkan kepada DPRD Banyuwangi yang dinilai pasif dan tidak menjalankan fungsi pengawasan.

“Tidak malukah Pemkab? Festival jalan terus, tapi ruang guru dibiarkan roboh,” tegas tokoh masyarakat Kampunganyar.

Kondisi ini dinilai mencerminkan buruknya tata kelola pendidikan di Banyuwangi. Masyarakat mendesak Bupati, Dinas Pendidikan, dan DPRD segera mengambil langkah konkret, bukan sekadar memberi janji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *