PAMDI Banyuwangi Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Wisma Raga Satria Jelang HUT RI

BANYUWANGI– DPC Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia Kabupaten Banyuwangi menggelar acara ziarah makam pahlawan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Banyuwangi, Minggu (16/8/2026).

Acara ini dihadiri puluhan pengurus dan relawan PAMDI Banyuwangi.

Kegiatan dimulai dengan sambutan pembuka oleh Dr. H. Sarminanto, S.H., M.M., Ketua DPC PAMDI Banyuwangi, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh *Mayor Pol. (Purn.) Jupriadi* di depan makam para pahlawan.

Setelah itu, para peserta dengan khusyuk menabur bunga di setiap makam sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

*Ajakan Jasmerah untuk Generasi Muda*

Ketua DPC PAMDI Banyuwangi, Dr. H. Sarminanto, S.H., M.M., mengatakan kegiatan doa bersama dan tabur bunga merupakan ajakan kepada generasi muda agar tidak melupakan sejarah. Seperti yang disampaikan Bung Karno, _Jasmerah_ – Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang memahami sejarah dan menghormati para pendahulu yang sudah berkorban untuk masa depan tanpa pamrih,” ujarnya.

H. Sarminanto menambahkan, dalam kegiatan ini PAMDI Banyuwangi juga memberikan perhatian khusus kepada para pahlawan tanpa nama yang ada di TMP.

“Pahlawan tanpa nama tersebut mewakili puluhan ribu pejuang dari laskar rakyat, laskar pemuda, dan santri dari berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk Banyuwangi. Mereka gugur melawan penjajah saat peristiwa perang di Banyuwangi. Mereka berjuang tanpa pamrih dan namanya tercatat di TMP sebagai pahlawan,” jelasnya.

“Jangan kita berpikir apa yang diberikan negara untuk kita, tapi apa yang kita berikan untuk negara,” tegasnya.

Warisi Api Perjuangan, Bukan Abunya

Sementara itu, Bambang Bs, S.E., http://M.Si., Sekretaris DPC PAMDI Banyuwangi, mengatakan para pahlawan tanpa nama itu gugur didasari keikhlasan dan tekad mengorbankan jiwa, raga, dan darah untuk bangsa Indonesia, untuk anak cucu, dan generasi saat ini.

“Untuk itu, kami mengajak seluruh generasi muda untuk mencontoh dan menjadikan para pahlawan sebagai teladan. Dengan tantangan zaman saat ini, pemuda harus mengambil tekad dan semangat para pahlawan yang berjuang tanpa pamrih agar bisa menjawab tantangan ekonomi, sosial, dan teknologi,” ucapnya.

“Dalam memperingati hari pahlawan ini, jangan warisi abunya, tetapi kita gunakan api perjuangan dan pengorbanan untuk Indonesia yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (Ilham)