DISKUSI PUBLIK: MENJAGA MARWAH PEMASYARAKATAN DI BANYUWANGI

BANYUWANGI – Mencermati dinamika dan isu kekinian pengelolaan lembaga pemasyarakatan nasional, khususnya pasca-insiden Lapas Cibinong serta terbitnya instruksi tegas Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) kepada seluruh Kanwil dan Lapas se-Indonesia, Rumah Kebangsaan Banyuwangi (RKB) menggelar Diskusi Publik.

Diskusi ini menjadi ruang dialog terbuka dan inklusif di tingkat daerah, sebagai wadah menyerap aspirasi, membangun pengawasan partisipatif masyarakat sipil, serta mendorong transparansi dan integritas tata kelola di Lapas Kelas IIA Banyuwangi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh elemen tokoh masyarakat sipil, budayawan, seniman, mahasiswa, dan penjaga peradaban di Banyuwangi. Suasana diskusi berlangsung hangat, satu meja satu rasa untuk negeri yang apik.

Pelaksanaan kegiatan:

Hari / Tanggal: Kamis Malam Jumat Pahing, 1 Oktober 2026

Waktu: Pukul 19.00 WIB – Selesai

Tempat: Rumah Kebangsaan Banyuwangi (RKB), Jl. Kapten Piere Tendean Gang Rumah Kebangsaan No. 2-3, Karangrejo, Banyuwangi (Timur/Belakang Hotel Selamet)

Tema Utama:

“Menjaga Integritas dan Transparansi Tata Kelola Pemasyarakatan: Respon Daerah atas Instruksi Dirjen PAS dan Isu Kekinian di Lapas Kelas IIA Banyuwangi”_

Narasumber:

1. Kalapas Kelas IIA Banyuwangi (Respon Kebijakan & Kondisi Objektif Lapas)

2. Kasi Admin Kamtib / Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Banyuwangi (SOP Pengamanan, Pengawasan Halinar, & Hak WBP)

3. Akademisi Hukum / Tokoh Masyarakat Pengamat Kebijakan Publik (Perspektif Keterbukaan Informasi, HAM, & Pengawasan Sipil)

Di akhir diskusi, peserta membacakan Ikrar Bersama:

*IKRAR MENJAGA MARWAH PEMASYARAKATAN*

Mencermati dinamika zaman yang terus bergerak,

Pasca insiden Lapas Cibinong yang menyentak,_

Tegak instruksi Dirjen PAS menggema se-Nusantara,_

Menyeru integritas, menyalakan lentera._

Rumah Kebangsaan Banyuwangi memanggil nurani,_

Membuka ruang dialog yang terbuka dan inklusif,_

Di bumi Blambangan yang kita cintai ini,_

Mari menyerap asa, mengawal dengan partisipatif._

Untuk transparansi tata kelola Lapas IIA Banyuwangi,_

Agar marwah keadilan tetap terjaga murni._

Mari menjaga, karena Lapas yang bersih adalah cermin bangsa._

*Pengurus Rumah Kebangsaan Banyuwangi (RKB)* (Ilham Triadi)