Foto : Kader Partai Golkar Kota Pasuruan saat foto bersama Misbakhun di acara serap aspirasi
Pasuruan, Actanews.id – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhammad Misbakhun menekankan pentingnya menjaga soliditas dan memperkuat konsolidasi internal Partai Golkar sebagai langkah menghadapi Pemilu 2029. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan serap aspirasi masyarakat yang dirangkai dengan konsolidasi partai di Kafe dan Resto Valencia, Kota Pasuruan, Selasa, (13/10), malam.
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan pengurus dan kader Partai Golkar Kota Pasuruan. Konsolidasi ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antarkader sekaligus menyatukan langkah dalam mempertahankan capaian politik partai pada Pemilu 2024.
Acara diawali dengan laporan Ketua DPD Partai Golkar Kota Pasuruan, Muhammad Toyib, yang memaparkan sejumlah program dan kegiatan yang telah dijalankan kepengurusan partai di tingkat kota.
Toyib menyampaikan, selama ini DPD Partai Golkar Kota Pasuruan terus membangun komunikasi dengan para kader dan masyarakat melalui berbagai kegiatan rutin, termasuk dengan mendatangi kader di sejumlah wilayah.
“Selama ini sudah terjalin komunikasi di antara kader yang digelar dengan keliling kader di wilayah, serta dalam bentuk kegiatan rutin,” kata Toyib.
Selain memperkuat hubungan internal, Partai Golkar Kota Pasuruan juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Pasuruan untuk mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah.
Sementara itu, Misbakhun menegaskan bahwa konsolidasi menjadi bagian penting untuk menjaga kehormatan dan martabat partai, terlebih setelah Golkar meraih kemenangan pada Pemilu 2024. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi modal untuk memperkuat posisi partai sekaligus meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.
Ia meminta seluruh pengurus dan kader tetap solid dalam menjalankan program partai, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Kedekatan dengan masyarakat juga dinilai perlu terus dijaga agar Partai Golkar tetap hadir dan dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Partai Golkar harus kuat dalam menjaga martabat di masyarakat. Selama ini Golkar selalu ada saat dibutuhkan, maka konsolidasi harus terjalin demi pesan pimpinan dan menjadi nomor satu di Kota Pasuruan,” terang Misbakhun.
Misbakhun mengingatkan, kemenangan pada pemilu sebelumnya tidak boleh membuat kader terlena. Sebaliknya, keberhasilan tersebut harus menjadi pemacu untuk terus bekerja, menjaga kekompakan, dan memperkuat kepercayaan masyarakat.
“Jangan lengah atas kemenangan kemarin. Saat membawa nama partai harus solid, kalau tidak peluang bisa diambil oleh partai lainnya,” jelasnya.
Karena itu, ia mendorong seluruh jajaran pengurus dan kader untuk memperkuat konsolidasi serta komunikasi sejak dini. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat sekaligus menghadapi persaingan politik pada Pemilu 2029.
Misbakhun juga menyoroti posisi politik Golkar di Kota Pasuruan yang saat ini memiliki wali kota dan Ketua DPRD. Menurutnya, capaian tersebut harus dijaga melalui kerja nyata dan kekompakan seluruh kader agar tidak lepas ke tangan partai lain.
“Saat ini kita sudah punya wali kota dan Ketua DPRD, maka pertahankan jangan sampai diambil partai lain. Ini menjadi tantangan berat untuk mempertahankan,” pungkasnya. (Tya)
