Gotong Royong Warga Wangkal Timur Tuai Apresiasi, Jalan Rusak Jadi Perhatian Bersama

Banyuwangi — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan warga Lingkungan Wangkal Timur, Kelurahan Kalipuro. Di tengah kondisi jalan penghubung antarwilayah yang rusak cukup parah, warga tetap kompak melaksanakan kerja bakti rutin setiap Jumat pagi demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan di jalan kawasan tengah perkebunan yang menjadi akses utama penghubung antara Kalipuro, Bulusan, dan Ketapang. Sejak pukul 06.30 hingga 10.15 WIB, warga bersama-sama menutup jalan berlubang menggunakan material seadanya agar jalan tetap bisa dilalui masyarakat.

Pada Jumat ketiga, 8 Mei 2026, kerja bakti warga mendapat perhatian langsung dari Lurah Kalipuro, Salim Syafi’i, yang hadir bersama staf kelurahan dan petugas Puskesmas Kalipuro. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moril kepada warga RT 03 RW 01 Lingkungan Wangkal dan masyarakat sekitar yang selama ini aktif bergotong royong.

Dalam kesempatan tersebut, Salim Syafi’i menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga yang tanpa lelah menjaga akses jalan demi kepentingan bersama.

“Atas nama Pemerintah Kelurahan Kalipuro, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Wangkal RT 03 RW 01 dan seluruh masyarakat yang terus semangat melaksanakan kerja bakti setiap Jumat pagi. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan manfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Ia juga mengaku prihatin terhadap kondisi jalan yang mengalami kerusakan berat. Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas masyarakat sehingga perlu adanya perhatian serius agar segera dilakukan perbaikan permanen.

“Jalan ini merupakan akses penting penghubung antara Kalipuro, Bulusan, dan Ketapang. Mudah-mudahan ke depan ada solusi dan perhatian bersama sehingga masyarakat bisa merasa aman dan nyaman saat melintas,” katanya.

Selain itu, pihak kelurahan berencana menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait kemungkinan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR), mengingat lokasi jalan berada dekat proyek pembangunan PLTS.

“Kami akan mencoba menyampaikan permasalahan ini kepada pihak terkait. Harapannya ada perhatian CSR untuk membantu perbaikan jalan warga Wangkal,” tambahnya.

Ketua RT 03 Lingkungan Wangkal, Santomo, mengaku bersyukur atas kehadiran langsung Lurah Kalipuro di lokasi kerja bakti. Ia menyebut jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama warga meski kondisinya rusak parah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Lurah yang sudah turun langsung melihat kondisi jalan. Walaupun rusak, jalan ini tetap menjadi jalur utama warga,” ungkapnya.

Sementara itu, Amsari yang turut mengikuti kerja bakti berharap perbaikan jalan nantinya tidak hanya menggunakan tanah urug, tetapi juga ditambah material koral agar tidak licin saat musim hujan.

“Kalau habis ditimbun tanah, semoga bisa langsung diberi koral supaya tidak licin ketika hujan turun,” ujarnya.

Semangat gotong royong warga Wangkal Timur menjadi contoh nyata kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan fasilitas umum. Warga berharap upaya bersama tersebut dapat menggugah perhatian pemerintah maupun pihak terkait agar akses jalan penghubung antardaerah itu segera diperbaiki secara layak demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.