Dikenalkan Senjata hingga 3D Scanner, CPNS Lapas Banyuwangi Siap Jaga Keamanan

Banyuwangi, Actanews.id  – Sebanyak puluhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi mengikuti pelatihan pengenalan sarana keamanan, Jumat (11/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari orientasi guna membekali para CPNS menghadapi berbagai situasi, termasuk keadaan darurat di dalam lapas.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan berbagai peralatan penting, mulai dari senjata api, alat pemadam api ringan (APAR), gembok keamanan, hingga mesin 3D scanner—alat deteksi modern untuk mengidentifikasi barang terlarang yang diselundupkan.

Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Banyuwangi, Ahmad Solihin, memimpin langsung pelatihan dan menjelaskan secara rinci fungsi serta cara penggunaan masing-masing alat.

“Kami ingin mereka tidak hanya tahu teori, tapi juga siap praktik langsung di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa menekankan pentingnya penguasaan teknologi dan peralatan keamanan bagi para CPNS.

“Ini bekal penting bagi mereka dalam menjalankan tugas, agar sigap dan profesional menghadapi kondisi darurat,” jelasnya.

Usai sesi teori, para CPNS langsung mempraktikkan penggunaan APAR, prosedur pengamanan gembok, serta pengoperasian 3D scanner. Antusiasme pun terlihat dari semangat para peserta.

“Kami jadi lebih siap dan percaya diri menghadapi tantangan tugas di lapangan,” ungkap salah satu CPNS.

Lapas Banyuwangi berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi SDM melalui pelatihan rutin, demi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *