Kasus DBD Meningkat, Warga Kembiritan Banyuwangi Mendesak Tindakan Cepat Pemdes

Actanews.id – Penyebaran kasus demam berdarah dengue (DBD) meningkat di Dusun Krajan I, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, menjadi sorotan. Seorang anak di dusun tersebut terjangkit DBD, memaksa keluarganya membawa sang anak ke rumah sakit.

Orang tua pasien, NR, mengungkapkan bahwa tetangganya telah lebih dahulu terjangkit DBD seminggu sebelumnya. Hal ini telah dilaporkan kepada pihak Pemerintahan Desa (Pemdes) Kembiritan, namun belum mendapat respon.

“Sebelum anak saya kena DBD, beberapa hari sebelumnya tetangga belakang rumah kami sudah terjangkit. Saya sudah melaporkan ini ke Pemdes Kembiritan untuk segera dilakukan fogging, tapi tidak ada respon dari kepala desa,” kata NR, Rabu (5/6/2024).

DBD merupakan penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani. Tidak adanya respon dari Pemdes Kembiritan membuat NR mengadukan masalah ini kepada pihak Kecamatan Genteng. Menanggapi hal tersebut, pihak kecamatan berjanji akan segera berkoordinasi dengan Pemdes Kembiritan dan Puskesmas setempat.

“Ouw Yoo mas, saya koordinasikan sama kepala desanya dan kepala puskesmas,” ujar pihak Kecamatan Genteng melalui pesan WhatsApp.

Konfirmasi dari Camat Genteng menyatakan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan Pemdes Kembiritan dan kepala puskesmas untuk segera melaksanakan fogging di wilayah yang terdampak. “Yo mas, sudah kita koordinasikan dengan kades dan kepala puskesmas agar segera dilakukan fogging,” kata Satrio, Camat Genteng, melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini tayang, pihak Pemdes Kembiritan belum memberikan tanggapan resmi atas konfirmasi dari media.

Warga Dusun Krajan I Desa Kembiritan dan sekitarnya berharap agar tindakan pencegahan dan penanganan DBD dapat segera dilakukan untuk mencegah penyebaran yang lebih luas. Kesadaran dan respons cepat dari pihak berwenang sangat dibutuhkan untuk melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman DBD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *