Madinah, Actanews.id – Pelayanan terhadap jamaah haji Banyuwangi oleh petugas kloter tidak terbatas hanya pada ibadah wajib, tetapi juga mencakup pendampingan dalam ibadah sunnah. Pada hari Selasa, (4/6/2024) sejumlah rombongan haji Banyuwangi melaksanakan umroh sunnah dengan pendampingan penuh dari petugas kloter SUB-58, termasuk Pembimbing Ibadah (Binbad), dokter, dan paramedis.
Ketua kloter SUB-58, Syafaat, mengungkapkan bahwa awalnya pimpinan KBIHU Sabilillah mengajukan rencana pelaksanaan umroh sunnah bagi kelompoknya. “Umroh sunnah hanya diikuti oleh yang tenaganya fit saja,” jelas Syafaat. Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan jamaah, pendampingan dari petugas pun diberikan.
Dokter kloter SUB-58, dr. Zuwwidatul Husna, menekankan pentingnya peran tim kesehatan dalam melayani jamaah. “Sudah menjadi kewajiban bagi tim kesehatan untuk melayani jamaah, dan hal ini menjadikan jamaah merasa senang karena perhatian yang diberikan tim kesehatan,” ujarnya.
Bagi jamaah yang tidak mengikuti umroh sunnah, petugas tetap memberikan pelayanan dan pengawasan. Visitasi dilakukan dari kamar ke kamar secara berkala untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jamaah. Setiap kegiatan yang dilakukan jamaah di luar hotel, selain kegiatan rutin di Masjidil Haram, dilaporkan kepada Ketua Kloter untuk pemantauan yang lebih baik.
Dengan pendampingan yang menyeluruh ini, jamaah haji dapat melaksanakan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk, mengetahui bahwa kesehatan dan keselamatan mereka menjadi prioritas utama bagi petugas kloter SUB-58. (Syaf)
