Makkah, Actanews.id – Pada hari Jumat (31/05/2024), di tengah padatnya aktivitas ibadah haji, pos kesehatan kloter terus memberikan pelayanan kesehatan bagi jamaah Haji Banyuwangi. Layanan ini terpaksa dilakukan di lorong hotel karena tidak adanya ruangan khusus yang bisa digunakan.
Pada hari ini, setelah sholat Jumat di Masjidil Haram, banyak jamaah yang langsung menuju pos kesehatan untuk pemeriksaan. Dokter Kloter SUB-58, dr. Hj. Zuwwidatul Husna, menyampaikan bahwa jumlah jamaah yang memerlukan pemeriksaan meningkat tajam hari ini.
“Banyak jamaah yang merasa kelelahan setelah perjalanan pulang dari masjid, terutama karena salah jalan,” ujar dr. Wida.
Ketua Kloter SUB-58, Syafaat, menambahkan bahwa sebenarnya jarak antara hotel dan Masjidil Haram hanya sekitar 2 km. Namun, karena kebingungan mencari jalan, beberapa jamaah malah berjalan lebih jauh. “Setelah sholat Jumat, semua pintu keluar masjid dibuka, sehingga jamaah keluar dari pintu yang berbeda dengan ketika mereka masuk,” jelas Syafaat.

Salah satu penyebab kebingungan ini adalah banyaknya pintu keluar yang dibuka setelah sholat Jumat, yang membuat jamaah keluar dari pintu yang berbeda dengan pintu masuk mereka. Hal ini membuat beberapa jamaah berjalan berputar-putar, bahkan ada yang hampir mencapai hotel namun kembali lagi mencari terminal tempat mereka datang.
Dengan pelayanan kesehatan yang tetap berjalan di lorong hotel, tim medis berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kesehatan para jamaah haji agar dapat menjalankan ibadah dengan baik dan lancar. Para petugas kesehatan berharap jamaah bisa lebih waspada dan mengikuti arahan untuk menghindari kelelahan yang berlebihan.
