Foto : Dirjen PSDKP Kementerian Kelautan Dan Perikanan saat berada di PT MMP Beji, Pasuruan
Pasuruan, Actanews.id – PT Mega Marine Pride dan PT Baramuda Bahari menegaskan komitmennya untuk menjalankan seluruh kegiatan usaha sesuai regulasi pemerintah di tengah langkah pengawasan yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Manajemen perusahaan menyatakan mendukung pengawasan dan penegakan aturan yang dilakukan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) KKP.
Menurut perwakilan manajemen, pengawasan pemerintah merupakan bagian penting dalam memastikan kepatuhan pelaku usaha sekaligus menciptakan keselarasan penerapan regulasi di sektor perikanan.
Perusahaan juga menilai pengawasan diperlukan untuk melindungi komoditas perikanan lokal dan menjaga stabilitas pasar nasional.
“Sebagai pelaku usaha yang beroperasi secara legal dan tersertifikasi di Indonesia, kami berkomitmen menjalankan seluruh operasional bisnis, prosedur kepabeanan, serta alur distribusi barang sesuai dengan regulasi dan perundang-undangan yang berlaku,” kata Lia, perwakilan manajemen.
Lia menegaskan, perusahaan siap membuka komunikasi dan memperkuat koordinasi dengan Ditjen PSDKP KKP, Bea Cukai, serta instansi pemerintah terkait lainnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas operasional perusahaan tetap berjalan sesuai ketentuan dan sejalan dengan kebijakan pemerintah di sektor kelautan dan perikanan.
Tak hanya soal kepatuhan administrasi dan distribusi, perusahaan juga memastikan produk yang dikelola memenuhi standar mutu, kelayakan pengolahan, serta keamanan pangan (food safety).
“Perusahaan memastikan bahwa seluruh produk yang dikelola tetap memenuhi standar mutu, kelayakan pengolahan, dan keamanan pangan (food safety) nasional maupun internasional,” ujarnya.
Lia menyebut koordinasi dengan pemerintah menjadi bagian penting untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus mendukung perkembangan industri perikanan nasional.
Ia menambahkan, perusahaan siap membangun iklim usaha yang kondusif dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi.
“Kami juga siap menciptakan iklim usaha yang kondusif serta memberikan nilai tambah bagi keberlangsungan industri perikanan nasional,” pungkasnya.(Tya)
