BANYUWANGI, Actanews.id – Semangat gotong royong mewarnai hari kedua pelaksanaan Karya Bakti Pembangunan Jembatan Garuda Kodim 0825/Banyuwangi di Dusun Gumukcandi, Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (3/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kav Andoko, bersama prajurit TNI dan masyarakat setempat.
Dalam kegiatan itu, Kapten Kav Andoko didampingi Pelda Arief selaku Bati TNI dari Staf Kodim 0825/Banyuwangi. Pembangunan juga mendapat dukungan personel dari Koramil 0825/12 Rogojampi, Koramil 0825/13 Singojuruh, serta Koramil 0825/14 Kabat. Sinergi lintas satuan tersebut semakin kuat dengan keterlibatan Kepala Dusun Gumukcandi, Imam Muhklis, bersama puluhan warga yang bergotong royong mengangkat material, menyiapkan adukan semen, dan memperkuat konstruksi jembatan.
Kapten Kav Andoko mengatakan, karya bakti merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Melalui semangat gotong royong, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat segera rampung sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih aman, nyaman, dan lancar untuk mendukung aktivitas sehari-hari maupun meningkatkan perekonomian,” ujarnya.
Jembatan Garuda dibangun dengan panjang 8 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 6 meter dari permukaan aliran sungai. Desain tersebut disesuaikan dengan kondisi wilayah guna mengantisipasi meningkatnya debit air saat musim hujan, sehingga keamanan dan ketahanan konstruksi tetap terjaga.
Keberadaan jembatan ini akan menjadi akses penting yang menghubungkan Dusun Gumukcandi dengan pusat pemerintahan, pasar tradisional, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat. Selama ini, keterbatasan infrastruktur menjadi salah satu kendala bagi mobilitas warga maupun aktivitas ekonomi.
Pelaksanaan karya bakti berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan, mencerminkan kuatnya semangat gotong royong sebagai modal utama pembangunan di daerah.
Diharapkan, Jembatan Garuda tidak hanya menjadi sarana penghubung antarkawasan, tetapi juga mampu meningkatkan aksesibilitas, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta mendukung kesejahteraan masyarakat Dusun Gumukcandi dan sekitarnya.
