Penutupan Diklat Gada Pratama, Cetak Satpam SIGAP dan Profesional di Banyuwangi

BANYUWANGI – PT Cakra Karya Nusantara resmi menutup pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama bertajuk “SATPAM SIGAP – Siap, Inisiatif, Gesit, Amanah, Profesional” dalam sebuah upacara khidmat di Lapangan Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba), Jalan Ikan Tongkol No.22 Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut menjadi momen penting bagi 30 peserta pelatihan yang terdiri dari 28 pria dan 2 wanita setelah menyelesaikan pendidikan dan pembinaan dasar satuan pengamanan (Satpam) kualifikasi Gada Pratama.

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Kasibinlat Subditbinsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Jatim, KOMPOL Hari Aziz, S.H., M.M., selaku Inspektur Upacara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kompol Basori Alwi, S.H., M.H. selaku Kasat Binmas Polresta Banyuwangi, AKP Karnoto, S.H. Kanit Bhabinkamtibmas Polresta Banyuwangi, Direktur PT Cakra Karya Nusantara Hermawan, S.Kom, beserta jajaran Satbinmas dan staf perusahaan.

Prosesi upacara berlangsung tertib dan penuh semangat. Diawali dengan penghormatan pasukan, pembacaan teks Pancasila, pelepasan tanda peserta pelatihan, hingga penyematan pin Gada Pratama oleh Inspektur Upacara sebagai simbol resmi pengukuhan peserta menjadi anggota Satpam.

Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta mengucapkan janji dan prinsip-prinsip Satpam sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan tugas pengamanan swakarsa sebagai mitra Polri.

Dalam amanatnya, KOMPOL Hari Aziz menegaskan bahwa pelatihan Gada Pratama merupakan tahapan awal dalam membentuk personel Satpam yang kompeten, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki integritas moral tinggi.

“Setelah pelatihan ini berakhir, rekan-rekan resmi menjadi anggota Satpam yang memiliki kewenangan kepolisian terbatas di lingkungan kerja sebagaimana diatur dalam Perpol Nomor 4 Tahun 2020,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para peserta agar selalu menjaga kehormatan profesi Satpam, memberikan pelayanan terbaik, serta memperkuat sinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Menurutnya, perkembangan zaman dan teknologi membuat tugas Satpam semakin kompleks sehingga diperlukan peningkatan kemampuan dan profesionalisme secara berkelanjutan.

“Satpam harus terus meningkatkan kemampuan diri agar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan teknologi,” ujarnya.

Selain prosesi penutupan pendidikan, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim, penghargaan bagi siswa terbaik, serta ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh keakraban.