Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalkan Pembinaan Kemandirian, Lapas Banyuwangi Tebar 5.000 Bibit Lele

BANYUWANGI, Actanews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelepasan sebanyak 5.000 bibit lele di kolam bioflok yang berada di area brandgang Lapas, Senin (22/12).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Melalui budidaya perikanan, para Warga Binaan dibekali keterampilan teknis yang diharapkan dapat menjadi bekal produktif ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Menariknya, kegiatan pelepasan bibit lele kali ini memiliki nuansa berbeda. Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, seluruh prosesi pelepasan dilakukan oleh para pegawai perempuan Lapas Banyuwangi. Hal tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap peran perempuan sekaligus simbol kasih sayang dalam proses pembinaan Warga Binaan.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menjelaskan bahwa pengelolaan dan perawatan lele selanjutnya akan dilakukan oleh Warga Binaan dengan pendampingan intensif dari petugas Lapas.

“Warga Binaan akan terus diarahkan dan diberikan materi teknis agar keterampilan yang mereka peroleh dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti,” ujarnya.
Ia menambahkan, Lapas Banyuwangi secara konsisten mengimplementasikan program ketahanan pangan melalui berbagai sektor, baik pertanian maupun perikanan.

“Kami terus bergerak cepat mendukung program pemerintah. Meski fokus utama ketahanan pangan berada di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Pakis, kami juga berupaya memanfaatkan setiap jengkal lahan yang tersedia di dalam area Lapas secara optimal,” ungkap Wayan.

Pemanfaatan sistem bioflok di area brandgang ini membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi hambatan untuk tetap produktif dan berdaya guna.

“Meski dengan keterbatasan yang ada, kami akan terus berupaya mengoptimalkan berbagai program pembinaan bagi Warga Binaan,” pungkasnya. (*)