Malang, Actanews.id – Pemerintah Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, menggelar acara pengajian dan santunan kepada 50 anak yatim yang terdiri dari balita, anak TK, hingga siswa SD, Jumat malam (11/7/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Bareng-bareng Noto Deso Menuju Sukoanyar Asri” dan dihadiri oleh tokoh masyarakat, BPD, LPMD, TP PKK, serta perwakilan RT dan RW.
Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, acara ini juga menjadi ajang dialog antara pemerintah desa dan masyarakat. Salah satu isu yang mencuat adalah persoalan sampah rumah tangga yang berserakan di lingkungan warga.

Kepala Desa Sukoanyar, H. Usman, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang membuat acara berlangsung meriah. Ia juga menegaskan komitmennya untuk menangani persoalan sampah secara lebih serius dan terorganisir.
“Saya optimis penanganan sampah di Desa Sukoanyar akan semakin baik. Sampah, terutama yang tidak mudah terurai, akan kita kelola melalui BUMDes mulai bulan ini,” ujar H. Usman.
Ia menjelaskan bahwa pengelolaan sampah nantinya akan melibatkan tiap RT. Sampah rumah tangga akan dikumpulkan, lalu dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) oleh petugas desa, dan selanjutnya diproses ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Masyarakat akan dikenai iuran sesuai sistem pengelolaan yang ditangani oleh BUMDes.
“Selama ini kendala utamanya adalah kesulitan mencari petugas pengangkut sampah. Dengan sistem baru ini, kami harap keluhan warga bisa teratasi dan lingkungan desa menjadi lebih bersih,” pungkasnya. (DN)
