Surabaya, Actanews.id – Di tengah semarak perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-79, Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) turut menggelar perayaan ulang tahun ke-5 yang berlangsung di Santorini Town Square, Jalan Ronggolawe Nomor 2A, Surabaya. Acara ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai wadah diskusi dan refleksi tentang pentingnya peran jurnalis di era digital saat ini.
Kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah narasumber, antara lain Wadirlantas Polda Jatim AKBP Lukman Cahyono S.I.K., M.H.,didampingi Kasat Resnarkoba Polda Jatim Kompol Suria Miftah Irawan, Kodim Tegalsari/0832 Surabaya Selatan, Dosen Hukum dari Universitas Yos Soedarso Iskandar Laka, S.H., M.H, Dosen KJJT Darmantoko dan Mantan Memorandum Supriadi, Noer Arief dan Isma Hakim Rahmat.
Dalam kesempatan itu, AKBP Lukman Cahyono memberikan dukungan penuh terhadap KJJT. “Kami mendukung sepenuhnya KJJT. Ini adalah komunitas jurnalis yang sangat positif dan unik, meskipun usianya baru lima tahun. Semoga KJJT terus berkembang dan memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya,” ujar AKBP Lukman.

Selain itu, Iskandar Laka, S.H., M.H., menekankan pentingnya profesionalisme dan pemahaman mendalam terhadap kode etik jurnalistik. “Menjadi jurnalis bukan hanya soal menulis berita, tetapi juga memahami dan menjunjung tinggi kode etik. Ini penting untuk menghindari risiko hukum yang sering kali mengintai di lapangan,” tegasnya.
Darmantoko, dosen KJJT yang juga seorang jurnalis senior dengan pengalaman 40 tahun, membagikan kisah perjalanan karirnya yang penuh tantangan. “Wartawan sejati adalah mereka yang terus belajar dan tidak pernah berhenti berkomunikasi dengan narasumber yang beragam. Wartawan harus berkomitmen penuh pada pemberitaan dan menjaga kepercayaan publik,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Ketua Umum KJJT, Ade Maulana, yang diwakili oleh Bendahara KJJT Isma, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung KJJT selama ini. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari semua pihak, baik narasumber maupun anggota KJJT dari seluruh wilayah Jawa Timur. Harapannya, peringatan HUT ke-5 ini menjadi momentum untuk terus menimba ilmu jurnalistik dan menjaga marwah intelektual para jurnalis,” ujarnya.
Acara didukung oleh berbagai instansi, termasuk Ditlantas Polda Jatim, Ditresnarkoba Polda Jatim, Kodim 0832 Tegalsari, hingga Pangkalan AL Banyuwangi dan Kodim 0825 Banyuwangi.
Selain itu juga Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda, KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak, Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Ferari Jatim, Peradi Surabaya, Polres Ponorogo, Polres Pasuruan, Polrestabes Surabaya dan Bid.Humas Polda Jatim.
Acara ini ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun dan ramah tamah yang dihadiri ratusan anggota KJJT perwakilan dari berbagai wilayah kabupaten di Jawa Timur. Suasana penuh kebersamaan dan semangat membangun menjadikan peringatan HUT KJJT yang ke-5 ini sebagai momen yang tak terlupakan.
KJJT, dalam usianya yang masih muda, terus menunjukkan komitmen untuk menjadi komunitas jurnalis yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“KJJT Luar Biasa, yes yes yes!” seru para anggota sebagai penutup perayaan, menandai optimisme dan semangat untuk terus berkembang di tahun-tahun mendatang. (Humas KJJT)
