Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Banyuwangi, Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa

Actanews.id – Kebakaran lahan kembali terjadi di Wilayah Kabupaten Banyuwangi, setelah 2 kejadian di wilayah Kecamatan Kota Banyuwangi, kali ini melanda lahan di Dusun Padang Bulan, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Kamis (19/7/2024) malam, yang akhirnya berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa. Kebakaran ini dilaporkan pada pukul 18.39 WIB dan berhasil diatasi oleh petugas dari Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi, pada pukul 20.03 WIB.

Menurut  laporan, pada pukul 18.09 WIB, Sandhi Nur Hidayat melaporkan kebakaran tersebut melalui call center Damkarmat Kabupaten Banyuwangi. Merespons laporan ini, tim pemadam kebakaran dari Sektor Srono segera bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 18.48 WIB. Setelah melakukan upaya pemadaman dengan penyemprotan air, api berhasil dipadamkan pada pukul 20.03 WIB dan proses pendinginan selesai pada pukul 20.34 WIB.

Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan S.sos.,M.SI., saat berada dilokasi kebakaran mengatakan, bahwa hasil investigasi awal kebakaran diduga disebabkan oleh seseorang yang membakar sampah dan meninggalkan api yang belum sepenuhnya padam. “Api tersebut kemudian menjalar ke ilalang kering dan membakar lahan seluas sekitar 2 hektar,” ungkapnya.

Dalam upaya pemadaman api melibatkan berbagai unsur, termasuk Sektor Srono, Regu Brama 3, Sektor Genteng, TNI, POLRI, serta petugas Humas dan Sekretariat. Berbagai sarana dan prasarana dikerahkan, seperti Unit Tangki Supply, Unit Firedome, dan Unit Rescue.

Tidak ada korban jiwa atau luka yang dilaporkan dalam kejadian ini. Meskipun kerugian materiil nihil, akses jalan menuju lokasi kebakaran yang sulit menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman.

Menurut Yoppy, Kebakaran lahan ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan dalam pengelolaan sampah dan potensi bahaya kebakaran lahan kering dimusim kemarau.

“Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan area pembakaran. Atau jangan dibakar saat pemebersihan lahan, karena mengingat Cuaca panas dan angin kencang untuk mencegah kejadian serupa terulang,” pesan Yoppy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *