Foto : Vollyball JPVC Cup di Candiwates, Prigen
Pasuruan, Actanews.id – Turnamen bola voli Jawi Putra Volleyball Club (JPVC) Cup kembali menjadi magnet bagi para pegiat olahraga di Kabupaten Pasuruan. Sebanyak 86 tim ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung di Candiwates, Kecamatan Prigen. Ajang yang digelar rutin sejak 2003 tersebut tak hanya menjadi arena perebutan prestasi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan regenerasi atlet bola voli muda.
Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Sugiyanto, mengapresiasi konsistensi panitia dalam menggelar JPVC Cup setiap tahun. Menurutnya, keberadaan kompetisi berkelanjutan sangat penting untuk memberikan jam terbang kepada pemain muda. “JPVC Cup ini merupakan agenda tahunan dalam rangka pembinaan atlet-atlet muda Kabupaten Pasuruan,” ujar Sugiyanto saat menyaksikan pertandingan.
Menurutnya semakin sering pemain muda tampil dalam kompetisi, semakin besar pula kesempatan mereka untuk meningkatkan kemampuan dan membangun mental bertanding. Apalagi, peserta JPVC Cup tidak hanya berasal dari Pasuruan. Sejumlah tim dari daerah lain di Jawa Timur, seperti Malang, Gresik, dan Probolinggo, turut ambil bagian.
Bermunculannya klub-klub baru dinilai menjadi tanda semakin luasnya ruang bagi anak muda untuk menekuni olahraga tersebut.
Menurutnya, kegiatan olahraga seperti JPVC Cup juga menjadi salah satu cara positif bagi generasi muda dalam mengisi momentum peringatan kemerdekaan. “Anak-anak bangsa mengisi kegiatan dengan hal-hal yang positif, terutama melalui olahraga,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia JPVC Cup M Ghufron mengatakan penyelenggaraan turnamen terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya memberikan ruang kompetisi bagi pemain muda.
“Setiap tahun kami berusaha memotivasi anak-anak untuk terus berkembang. Mereka perlu diberikan ruang untuk bertanding supaya mental dan kemampuannya semakin terasah,” jelasnya.
Dari total 86 peserta, sebanyak 58 tim mengikuti kategori putra dan 28 tim berlaga di kategori putri. Selain menarik peserta dari berbagai daerah, turnamen ini juga memiliki keunikan karena panitia tidak membebankan biaya pendaftaran kepada peserta. Total hadiah yang disediakan mencapai sekitar Rp45 juta.
Untuk kategori putra, hadiah juara pertama hingga keempat masing-masing Rp10 juta, Rp7 juta, Rp5 juta, dan Rp3 juta. Sedangkan kategori putri mendapatkan Rp8 juta, Rp6 juta, Rp4 juta, dan Rp2 juta.
Pembinaan atlet juga dilakukan secara berjenjang melalui kelompok umur. JPVC membina pemain mulai kelahiran 2007 hingga 2015. Keberadaan turnamen turut menggerakkan perekonomian warga sekitar. Keramaian pertandingan dimanfaatkan pelaku UMKM dan pedagang untuk berjualan.
“Teman-teman UMKM dan pedagang juga ikut bergerak. Jadi kegiatan ini bukan hanya untuk olahraga, tetapi juga memberikan dampak kepada masyarakat sekitar,” kata Ghufron.
Pada penyelenggaraan tahun ini, sejumlah tim baru turut meramaikan kompetisi. Salah satunya Samator yang untuk pertama kalinya mengikuti turnamen antarkampung tersebut. Konsistensi JPVC Cup selama lebih dari dua dekade diharapkan terus terjaga. (Tya).
