BANYUWANGI, Actanews.id – Peran sigap dan terukur ditunjukkan jajaran Kodim 0825/Banyuwangi dalam mengurai kemacetan arus balik Lebaran 2026 di kawasan Pelabuhan Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Aksi cepat ini menjadi kunci kelancaran lalu lintas yang sebelumnya dipadati kendaraan pemudik menuju Bali.
Sebanyak 32 personel dari Yon Armed 8/UY yang berada di bawah kendali operasional (BKO) diterjunkan sejak Rabu malam (1/4/2026) pukul 21.00 WIB hingga Kamis pagi (2/4/2026) pukul 06.00 WIB. Mereka disebar di sejumlah titik krusial, seperti pintu masuk dan keluar ASDP Indonesia Ferry Ketapang, Dermaga Bulusan, hingga Simpang Tiga Parley (SPBU) Bulusan yang menjadi simpul kepadatan kendaraan.
Dalam pelaksanaannya, pengaturan dilakukan secara sistematis melalui dua shift, yakni pukul 21.00–24.00 WIB dan 24.00–06.00 WIB. Setiap titik dijaga empat personel yang secara aktif mengatur arus lalu lintas, mengurai antrean kendaraan, serta memberikan imbauan kepada para pengendara untuk tetap tertib dan mengutamakan keselamatan.
Langkah cepat dan terkoordinasi ini terbukti efektif. Kepadatan yang sempat mengular berhasil diurai, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berpotensi memperparah kemacetan di jalur penyeberangan menuju Bali.

Perwira Pengawas, Deni Suyitno, menegaskan bahwa keterlibatan TNI merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam momentum arus balik Lebaran.
“Kehadiran kami di lapangan tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga memastikan arus lalu lintas tetap lancar. Harapannya, para pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan aman, tertib, dan nyaman hingga sampai tujuan,” ujarnya.


Aksi ini menjadi bukti nyata sinergi dan kesiapsiagaan TNI dalam membantu masyarakat, sekaligus memastikan momen arus balik Lebaran berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
