Actanews.id – Tim Karteker Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyuwangi sedang menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi. Mereka tak hanya menyusun formatur kepengurusan baru, tetapi juga menyelesaikan dan menertibkan administrasi, termasuk diantaranya inventarisasi aset, Maarif NU, LazisNU, dan berbagai badan otonom lainnya.
Ketua Tim Karteker melalui anggotanya, Karyono, menyampaikan kepada AActanews.id, Senin (3/6/2024) di Kantor PCNU Banyuwangi, bahwa seluruh laporan harus selesai sebelum tanggal 9 Mei 2024 dan akan diserahkan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta.
“Kami berharap semua pengurus dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya hingga terlaksananya Konfercab PCNU Banyuwangi,” ujar Karyono. Ia juga menekankan pentingnya menjaga netralitas dan memastikan tidak ada intervensi politik dalam proses ini.
“Yang terpenting, kita bisa lebih menyatu lagi, tidak mengarah ke politik, dan memastikan bahwa NU tetap netral tanpa campur tangan kekuasaan,” tambahnya.
Karyono menegaskan bahwa dalam hal pelaksanaan Konfercab, pihaknya akan selalu patuh pada arahan PBNU, bergerak di bawah satu komando, dan memastikan NU tidak dijadikan alat politik praktis.
Harapan besar disematkan pada hasil Konfercab kali ini untuk menjadi momentum yang menyatukan umat dan memperkuat organisasi, bebas dari segala bentuk politisasi.
