Tatap Masa Depan 2026, Seluruh Elemen Masyarakat Desa Licin Bersatu dalam Musdes Perencanaan Pembangunan

LICIN, Actanews.id   – Suasana penuh kebersamaan dan semangat membangun terasa di Balai Desa Licin, Kecamatan Licin, pada Rabu pagi (13/8/2025). Pemerintah Desa bersama seluruh elemen masyarakat menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk Perencanaan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun Anggaran 2026. Acara ini menjadi langkah awal yang krusial untuk merumuskan arah pembangunan desa di masa mendatang.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tingkat kecamatan dan desa. Tampak hadir Camat Licin, Iwan Yos Sugiharto, M.Si., yang memberikan arahan strategis. Kehadiran Tiga Pilar Desa, yaitu Kepala Desa Licin Bambang Saryanto, Babinsa Sertu Dedi, dan Bhabinkamtibmas Bripka Subur Sugiman, menunjukkan sinergi yang kuat dalam mengawal keamanan dan kelancaran proses demokrasi di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Camat Iwan Yos Sugiharto mengapresiasi inisiatif desa dan partisipasi aktif masyarakat. Beliau menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan berbasis pada kebutuhan riil warga untuk memastikan setiap program pembangunan tepat sasaran dan selaras dengan kebijakan pemerintah kabupaten.

“Musdes ini adalah wujud nyata dari demokrasi partisipatif. Aspirasi dari bapak dan ibu sekalian adalah fondasi utama untuk menyusun RKP Desa 2026 yang berkualitas dan berpihak pada kepentingan bersama,” ujar Camat.

Sementara itu, Kepala Desa Licin, Bambang Saryanto, mengajak seluruh peserta untuk proaktif memberikan usulan dan gagasan. “Masa depan Desa Licin ada di tangan kita bersama. Mari manfaatkan forum ini untuk merancang program-program prioritas, baik di bidang infrastruktur, ekonomi, maupun pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

Forum musyawarah ini secara resmi dibuka oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Licin, Bapak Saiful Bahri. Beliau menegaskan bahwa BPD akan mengawal seluruh proses perencanaan hingga penetapan agar berjalan transparan dan akuntabel.

Acara ini istimewa karena melibatkan partisipasi yang luas dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari para Kepala Dusun, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat (Tomas), tokoh agama (Toga), hingga para perempuan penggerak desa seperti Ibu-ibu PKK dan Kader Posyandu. Keterlibatan mereka memastikan bahwa suara dari setiap kelompok masyarakat terwakili.

Setelah sesi seremonial yang ditutup dengan doa oleh H. Kurdi pada pukul 11.00 WIB, kegiatan inti pun dimulai. Para peserta langsung melanjutkan rapat kerja untuk membahas dan menginventarisir usulan-usulan konkret dari setiap dusun. Usulan-usulan inilah yang nantinya akan digodok dan disaring untuk menjadi dokumen RKP Desa Licin Tahun 2026, sebagai panduan resmi pembangunan desa sepanjang tahun tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *