Actanews.id – Siswa SMPN 2 Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi ikuti sosialisasi bahaya narkoba , dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda tentang bahaya narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab. Banyuwangi bersama GMDM (Garda Mencegah dan Mengobati) menggelar sosialisasi bahaya narkoba di SMPN 2 Rogojampi. Kegiatan ini berlangsung di Lab IPA , pukul 07.30 hingga 11.00 WIB, Kamis (13/2/2025).
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan wawasan kepada siswa dan siswi SMPN 2 Rogojampi mengenai bahaya narkoba serta dampak buruk yang dapat ditimbulkan, baik secara fisik, mental, maupun sosial. Materi yang disampaikan meliputi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Dalam sambutannya, Amelia Firdaus
Tim dari BNN Kab. Banyuwangi, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk membekali siswa agar lebih waspada terhadap pengaruh buruk narkoba, terutama di tengah pergaulan remaja masa kini. “Selain memberikan wawasan kebangsaan, kami juga ingin siswa memahami dampak buruk narkoba sehingga mereka dapat menjaga diri dan lingkungan dari ancaman ini, ” ujar Amelia.
Sekretaris GMDM, Herman Sjahthi , yang hadir sebagai narasumber, menjelaskan dampak buruk narkoba terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda. Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.
Hal senada disampaikan oleh perwakilan BNN Kab. Banyuwangi,
, yang memberikan panduan praktis kepada siswa untuk mengenali dan menghindari narkoba.
Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan generasi muda Banyuwangi yang tangguh, cerdas, dan bebas dari ancaman narkoba. “Kami berharap siswa tidak hanya memahami, tetapi juga menjadi agen perubahan di lingkungannya untuk menolak narkoba, ” tutup Sekretaris GMDM
Kegiatan ini turut dihadiri oleh H. Ilham Triadi, M.Pd , Waka Humas SMPN 2 Rogojampi , menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, yang dinilainya sangat bermanfaat bagi siswa sebagai upaya preventif untuk menjaga mereka dari bahaya narkoba.
Diharapkan, kegiatan sosialisasi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membekali generasi muda dengan informasi dan keterampilan yang mereka butuhkan dalam menghadapi tantangan zaman. Sinergi antara pemerintah, aparat, sekolah, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas narkoba, harap Ilham
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya siswa yang aktif bertanya selama sesi diskusi. Salah satu siswa, Javier (14), mengatakan bahwa ia kini lebih memahami bahaya narkoba dan merasa lebih termotivasi untuk menjauhi hal-hal negatif. “Ini pelajaran yang sangat penting. Saya jadi tahu dampaknya dan bagaimana cara menjauhinya, ” ungkapnya.
