Banyuwangi, Actanews. Id – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyuwangi hari ini menggelar kegiatan bakti sosial di kawasan ASDP Ketapang–Gilimanuk. Dalam aksi kemanusiaan tersebut, para relawan membagikan air mineral serta makanan ringan berupa snack dan roti kepada para pengendara roda dua maupun roda empat yang terjebak antrean panjang. Senin 30 Maret 2026.
Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Tagana terhadap masyarakat, khususnya para pengguna jasa penyeberangan yang membutuhkan bantuan di tengah kondisi antrean dan ini sebagai wujud nyata.
Bantuan tersebut berupa air mineral, snack, dan roti dibagikan langsung kepada para pengendara yang sedang menunggu giliran menyeberang. Kehadiran Tagana di tengah antrean panjang ini diharapkan dapat meringankan beban dan memberikan semangat bagi masyarakat yang terdampak situasi tersebut.
Dalam hal ini Setyo Puguh Widodo, S. STP. M.Si sebagai Pelaksana Tugas ( Plt ) Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana ( Kadinsos PP dan KB ) Kabupaten Banyuwangi melalui Khoirul Hidayat, S. STP. M.Si selaku Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial ( Kabidlinjamsos ) menyampaikan,” bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Lebih lanjut Khoirul Hidayat, menegaskan,” bahwa sinergi antara pemerintah dan relawan sosial harus terus diperkuat demi memberikan perlindungan dan pelayanan yang cepat, tepat, serta menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Komitmen ini menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan sosial di Banyuwangi agar semakin tangguh menghadapi berbagai kondisi darurat.” Ujar Khoirul.
Selain itu, Khoirul Hidayat mengatakan,” bahwa peran aktif seluruh elemen, khususnya relawan sosial, menjadi kunci utama dalam keberhasilan setiap kegiatan kemanusiaan. Ia menekankan bahwa kepedulian dan aksi nyata seperti ini bukan hanya bentuk bantuan, tetapi juga simbol kuatnya solidaritas dan gotong royong masyarakat Banyuwangi. Pemerintah daerah akan terus hadir dan mendukung setiap langkah yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat.

Selain itu, pelayanan sosial harus dilakukan secara humanis, responsif, dan berkelanjutan. Ia mengajak seluruh pihak untuk tidak hanya bergerak saat kondisi darurat, tetapi juga membangun kesiapsiagaan sejak dini. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan Banyuwangi mampu menjadi daerah yang tangguh secara sosial serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.” Ungkapnya.
Pewarta/ Editor ( Pendik )
