BANYUWANGI, Actanews.id – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari, Petugas dan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi yang tengah menjalani program asimilasi di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi menggelar aksi bersih-bersih di Masjid Nurul Yasin Fatimah, Kelurahan Pakis, Banyuwangi. Senin (16/02).
Kegiatan kerja bakti tersebut difokuskan pada pembersihan area dalam masjid, halaman, hingga fasilitas tempat wudu, yanng lokasinya di depan lahan SAE Paswangi.
Langkah ini dilakukan guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan khusyuk selama bulan Ramadan.
Tak sekadar membersihkan rumah ibadah, kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Dengan terlibat langsung di tengah masyarakat, mereka dilatih menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian sosial, serta semangat untuk berkontribusi positif.
Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, mengatakan bahwa momentum Ramadan menjadi saat yang tepat untuk membangun semangat perubahan bagi warga binaan.
“Kami ingin warga binaan memiliki semangat baru dalam menyambut Ramadan. Melalui kegiatan di Masjid Nurul Yasin Fatimah ini, mereka diajak untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar SAE Paswangi,” ujarnya.
Pembersihan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyapuan dan pengepelan lantai utama, membersihkan debu pada langit-langit, hingga merapikan area luar masjid agar terlihat lebih asri dan tertata.

Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan suci, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi antara pihak lapas dan masyarakat sekitar. Melalui interaksi positif tersebut, warga diharapkan dapat melihat langsung proses pembinaan yang dijalankan, sekaligus memberikan dukungan moral bagi warga binaan dalam mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. (*)
