Actanews.id – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Banyuwangi kembali mempercayakan Misrawi sebagai Ketua Umum untuk periode 2024-2028. Keputusan ini diambil dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Stikom Banyuwangi, Rabu (19/6/2024). Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai suku dan etnis di Banyuwangi, termasuk Jawa, Osing, Madura, Mandar, Bugis, Melayu, Bali, Makasar, Minang, NTT, Arab, Sunda, Tionghoa, Batak, dan Papua.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Banyuwangi, Drs. R. Agus Mulyono, M.Si., membuka acara dengan penuh apresiasi terhadap keberagaman Banyuwangi. “Banyuwangi sangat layak menyandang predikat sebagai Kota Welas Asih dan Kota Harmonis,” ujar Agus Mulyono.

Misrawi, dalam sambutannya, menekankan bahwa FPK merupakan inisiatif pemerintah sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 34 tahun 2006. Ia berterima kasih kepada pengurus sebelumnya dan menyerukan persatuan untuk memajukan Indonesia melalui keberagaman. “Keberagaman bukan ancaman, melainkan kekuatan untuk Indonesia yang lebih maju,” kata Misrawi.
Selain itu, Misrawi memaparkan tugas utama FPK yang meliputi penjaringan aspirasi masyarakat, penyelenggaraan dialog, sosialisasi kebijakan, dan perumusan kebijakan terkait pembauran kebangsaan. Ia juga mendorong keterwakilan suku dan etnis dalam kepengurusan tanpa mayoritas dan minoritas, memastikan kontribusi yang merata untuk Banyuwangi dan Indonesia.
“Saya setuju dengan Bupati Banyuwangi bahwa membangun Banyuwangi membutuhkan superteam yang kuat, bukan superman,” tambah Misrawi.
Dalam pemilihan tersebut, Misrawi terpilih kembali sebagai Ketua Umum FPK Banyuwangi karena keberhasilannya mengawal Banyuwangi sebagai Kota Welas Asih dan Kota Harmonis. FPK di bawah kepemimpinannya berhasil membangun Desa Kebangsaan dan menjadi contoh bagi kota/kabupaten lain.
Puang Faisal, Wakil Ketua terpilih dari Suku Mandar, mengungkapkan bahwa susunan kepengurusan baru akan segera dibentuk dan diserahkan kepada Bakesbangpol untuk ditetapkan oleh Bupati Banyuwangi.
Dengan semangat baru, FPK Banyuwangi berkomitmen untuk terus menciptakan keharmonisan dan empati di tengah keberagaman, serta berperan aktif dalam menciptakan Pilkada 2024 yang Luber dan Jurdil. (**)
