Jakarta, Actanews.id – Menjelang peringatan Hari Anak Nasional 2025, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) Agus Andrianto menegaskan pentingnya peran anak-anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) sebagai bagian dari generasi emas Indonesia.
“Jangan lupakan mereka yang saat ini berada di dalam lembaga pembinaan. Ini bukan hanya tugas kami, tapi tanggung jawab kita bersama untuk mendidik dan membina mereka,” ujar Menteri Agus dalam keterangannya di Jakarta.
Agus menekankan bahwa sistem pembinaan anak di LPKA sangat berbeda dengan warga binaan dewasa. Anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan formal dan informal, mulai dari jenjang SD hingga SMA, termasuk program Paket A, B, dan C. Bahkan, tidak sedikit alumni LPKA yang berhasil melanjutkan pendidikan dan mendapatkan pekerjaan mandiri.
Dirjen Pemasyarakatan Mashudi menyebutkan saat ini terdapat 2.096 anak binaan di seluruh Indonesia, dengan 1.376 di antaranya berada di LPKA. Selain pendidikan, mereka juga dibekali keterampilan, pelatihan seni, olahraga, dan pengembangan bakat lainnya.

Dalam rangka Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli, IMIPAS melalui Ditjenpas mengusulkan 1.272 anak untuk menerima remisi anak, sesuai ketentuan UU No. 22 Tahun 2022.
“Kami ingin mereka punya semangat baru dan percaya akan kesempatan kedua. Ini adalah bagian dari masa depan Indonesia Emas,” tutup Agus.
