banner 728x250

STB Banyuwangi Gelar Baksos di Perum Permata Banyuwangi, Hadirkan Layanan Terapi Gratis untuk Masyarakat

Banyuwangi, Actanews.id – Bertempat di Perumahan Pemata, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, kegiatan bakti sosial (baksos) yang diselenggarakan oleh Sedulur Terapis Blambangan (STB) Banyuwangi pada Minggu, (19/1/2025) berhasil menarik perhatian masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai metode terapi kepada warga, sekaligus memberikan layanan kesehatan gratis yang mencakup terapi fisik dan mental.

Ketua STB, Budy Amboyna, C.Ht., yang juga dikenal sebagai terapis hipnoterapi dan pengusaha madu lebah di Banyuwangi, menjelaskan bahwa STB adalah sebuah paguyuban yang terdiri dari berbagai ahli terapi dari latar belakang berbeda. Anggota STB hingga saat ini mencapai 50 orang, menawarkan layanan seperti Ruqyah Syar’i (terapi spiritual menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an), bekam, apiterapi (terapi sengat lebah), PTB (pembetulan tulang belakang), serta terapi pijat refleksi, akupuntur, totok wajah, SEFT, dan lainnya.

“Kegiatan baksos ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai metode terapi yang ada, baik tradisional maupun modern. Kami ingin masyarakat tahu bahwa ada banyak cara untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, baik fisik maupun mental, tanpa harus mengeluarkan banyak biaya,” ungkap Budy Amboyna.

Sebagai bagian dari upaya sosial, seluruh layanan terapi yang diberikan pada acara baksos kali ini dilakukan secara gratis. Meskipun demikian, para peserta dipersilakan untuk memberikan infak sukarela, yang sepenuhnya digunakan untuk keperluan kebersihan dan operasional acara.

Budy menambahkan bahwa kegiatan ini sudah dilaksanakan rutin setiap bulan sekali, sejak lebih dari dua tahun lalu, dan kini mulai dikenal luas di Banyuwangi, termasuk pernah di wilayah Bajulmati dan rencana  hingga kecamatan Kalibaru. “Kami ingin menjangkau lebih banyak masyarakat dengan kegiatan baksos ini. Harapannya, bisa menggerakkan hati para terapis di Banyuwangi untuk turut serta dalam kegiatan sosial ini,” jelasnya.

Sejumlah warga yang hadir mengapresiasi kegiatan ini, karena mereka dapat merasakan langsung manfaat dari terapi yang dilakukan oleh para ahli terapis STB. Diperkirakan lebih 100 orang akan mendapatkan layanan terapi dalam setiap kegiatan baksos ini.

Meski secara sukarela, Budy mewakili STB juga berharap dukungan dari pemerintah daerah Banyuwangi agar kegiatan ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat. “Kami berharap pemerintah bisa memberikan perhatian dan dukungan kepada kegiatan positif ini, agar lebih banyak lagi masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” tutupnya.

Titis (38), salah satu peserta terapi asal Banyuwangi, merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan bakti sosial gratis ini. “Pelayanan yang baik dan pemeriksaan yang akurat membuat saya lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *