Actanews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur terus berupaya memutakhirkan data pemilih melalui petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) atau petugas Coklit (pencocokan dan penelitian). Terdapat 5.134 petugas pantarlih yang terjun langsung melakukan coklit terhadap seluruh warga yang memiliki hak pilih, dengan target penyelesaian pada tanggal 24 Juli 2024 nanti.
“Kami menggunakan konsep produktif dengan menghitung perkembangan setiap minggu. Saat ini, Banyuwangi telah mencatat 50 persen lebih pemilih dalam dua minggu pertama. Harapan kami, seluruh data pemilih dapat terselesaikan tepat waktu,” ujar komisoiner KPU Banyuwangi, Enot Sugiharto kepada Actanews.id, Kamis (4/7/2024).
Enot juga mengimbau kepada masyarakat untuk menerima kedatangan petugas pantarlih dengan terbuka, dan menyiapkan identitas diri seperti KTP dan KK untuk mempermudah proses coklit. “Kami berharap semua warga dapat berpartisipasi. Jika ada yang belum tercoklit, bisa menghubungi kantor PPS di desa masing-masing atau petugas pantarlih setempat,” tambahnya.
Harapan KPU Banyuwangi adalah Pilkada tahun ini dapat berjalan sukses dengan partisipasi masyarakat yang meningkat. “Kami berharap partisipasi masyarakat bisa mencapai 80 persen, meningkat dari target Pemilu sebelumnya yang mencapai 76 persen,” kata enot.
Pilkada Banyuwangi dan Jawa Timur yang dijadwalkan pada 27 November 2024 diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang sesuai harapan rakyat dan mampu memajukan daerah. “Pilkada ini adalah pesta demokrasi. Mari kita gunakan kesempatan ini untuk memilih pemimpin yang terbaik untuk Banyuwangi dan Jawa Timur,” tutupnya.
